Minggu, 27 Februari 2022

 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2022/2023

Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2022/2023

 Disampaikan Informasi Penerimaan Pesrta Didik Baru SMA Pembangunan Laboratorium UNP Tahun Ajaran 2022/2023.


 

Senin, 01 Juli 2019

Update PPDB SMA Pembangunan! PENTING!

Update PPDB SMA Pembangunan! PENTING!


PENGUMUMAN 


Padang, 24 Juni 2019

Berdasarkan keputusan panitia PPDB SMA Pembangunan Laboratorium, dengan ini diberitahukan kepada Calon Peserta Didik SMA Pembangunan Laboratorium UNP sehubungan perpanjangan Jadwal Daftar Ulang Gelombang II.

Jadwal Daftar Ulang Gelombang II untuk Jalur Umum diperpanjang hingga 14 Juli 2019. Dan untuk Calon Peserta yang sudah mendaftar ulang agar dapat berkumpul di sekolah pada tanggal 15 Juli 2019 pukul 08.00 WIB, dengan ketentuan :
1. Untuk laki-laki memakai baju kemeja putih dan celana abu-abu. Untuk perempuan memakai baju kurung putih model basiba dan rok abu-abu.
2. Menggunakan anak jilbab bagi perempuan.
2. Sepatu hitam dengan kaus kaki putih.
3. Rambut pendek (maksimal 2cm) dan tidak berwarna untuk laki-laki.
4. Laki-laki tidak diperkenankan memakai kalung/gelang.
5. Calon Peserta didik tidak dibenarkan berkuku panjang.

Demikian pengumuman ini kamu beritahukan untuk sama-sama dimaklumi.

Hormat Kami,

ttd

PANITIA PPDB
PROSEDUR DAN KETETUAN PPDB ONLINE 2019 SUMATERA BARAT

PROSEDUR DAN KETETUAN PPDB ONLINE 2019 SUMATERA BARAT


ATURAN DAN KETENTUAN
 Sistem Zonasi :
  • Zona 1 (satu) meliputi Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam;
  • Zona 2 (dua) meliputi Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman;
  • Zona 3 (tiga) meliputi Kota Solok dan Kabupaten Solok;
  • Zona 4 (empat) meliputi Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar;
  • Zona 5 (lima) meliputi Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota;
  • Zona 6 (enam) meliputi Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung;
  • Zona 7 (tujuh) meliputi Kabupaten Dharmasraya;
  • Zona 8 (delapan) meliputi Kabupaten Solok Selatan;
  • Zona 9 (sembilan) meliputi Kabupaten Pasaman;
  • Zona 10 (sepuluh) meliputi Kabupaten Pasaman Barat;
  • Zona 11 (sebelas) meliputi Kabupaten Pesisir Selatan;
  • Zona 12 (dua belas) meliputi Kabupaten Kepulauan Mentawai;
  • Zona 13 (tiga belas) meliputi Kota Padang.

Daya Tampung Zona Gabungan
  • Daya tampung untuk zona gabungan adalah Tempat Tinggal dalam Kota yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan Asal Satuan Pendidikan dalam zona minimal 80% (delapan puluh persen). Daya tampung Satuan Pendidikan dalam Kota yang bertempat tinggal di Kabupaten maksimal 20 % (dua puluh persen).
  • Daya tampung untuk zona gabungan adalah Tempat Tinggal dalam Kabupaten yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan Asal Satuan Pendidikan dalam zona minimal 80% (delapan puluh persen). Daya tampung Satuan Pendidikan dalam Kabupaten yang bertempat tinggal di Kota maksimal 20 % (dua puluh persen).
  • Daya tampung zona gabungan berlaku untuk zona 1 sampai dengan zona 6
  • Ketentuan ini tidak berlaku untuk SMK 

SISTEM SELEKSI PPDB ONLINE
Seleksi PPDB Online diatur dengan sistem sebagai berikut:
1. SMA
Seleksi Penerimaan Calon Peserta Didik SMA dilakukan berdasarkan :
  • Calon Peserta Didik dapat memilih 3 (tiga) Satuan Pendidikan dalam Zona sesuai Asal Sekolah Calon Peserta
  • Calon Peserta Didik yang telah mendaftar diranking jumlah nilai SHUN nya secara On-Line pada Satuan Pendidikan pilihan pertama.
  • Calon Peserta Didik pada Satuan Pendidikan yang berada dibawah batas Lulus pada Pilihan Pertama, diikutkan seleksi pada pilihan kedua.
  • Calon Peserta Didik pada Satuan Pendidikan yang berada dibawah batas Lulus pada Pilihan Kedua, akan masuk pada pilihan Ketiga.
  • Calon Peserta Didik yang tidak diterima pada pilihan ketiga dinyatakan tidak diterima.
  • Untuk Zona 1 sd Zona 6, Jumlah Nilai maksimal 20 % harus di atas jumlah Nilai terendah dari 80 %
  • Calon yang diterima jika tidak mendaftar ulang pada jadwal yang sudah ditetapkan dinyatakan gugur.
  • Calon yang tidak diterima dapat mengikuti seleksi tahap 2 pada  salah satu Satuan Pendidikan yang belum terpenuhi daya tampungnya SMA atau SMK

 2. SMK
Seleksi Penerimaan Calon Peserta Didik SMK dilakukan berdasarkan :
  • Calon Peserta Didik dapat memilih 3 (tiga) Satuan Pendidikan dalam Zona
  • Calon Peserta Didik yang telah mendaftar diranking jumlah nilai SHUN nya secara On-Line pada Satuan Pendidikan pilihan pertama dengan kompetensi keahlian yang berbeda atau salah satu kompetensi keahlian pada tiga Satuan Pendidikan yang berbeda.
  • Calon Peserta Didik pada Satuan Pendidikan yang berada dibawah batas Lulus pada Pilihan Pertama, akan masuk pada pilihan kedua.
  • Calon Peserta Didik pada Satuan Pendidikan yang berada dibawah batas Lulus pada Pilihan Kedua, akan masuk pada pilihan Ketiga. 
  • Calon Peserta Didik yang tidak diterima pada pilihan ketiga dinyatakan tidak diterima.
  • Calon yang diterima jika tidak mendaftar ulang pada jadwal yang sudah ditetapkan dinyatakan gugur.
  • Calon yang tidak diterima dapat mengikuti seleksi tahap 2 pada  salah satu Satuan Pendidikan untuk satu Kompetensi Keahlian yang belum terpenuhi daya tampungnya SMK atau pilih SMA.

Persyaratan Pendaftaran  PPDB Online
 Persyaratan calon peserta didik baru meliputi:

  • berusia paling tinggi 21 tahun
  • memiliki ijazah SMP/MTs/Program Paket B yang dikeluarkan paling lambat tahun 2016.
  • bagi calon peserta didik yang memiliki ijazah dari Satuan Pendidikan luar negeri, maka ijazah tersebut harus mendapatkan penilaian dan pengesahan dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  • memiliki SHUN bagi lulusan SMP/MTs dan memiliki DNUN Paket B bagi Program Paket B yang dikeluarkan paling lambat tahun 2016.
  • bagi calon peserta didik yang berkebutuhan khusus menyerahkan hasil penilaian/assesment yang dikeluarkan oleh lembaga resmi.
  • Persyaratan khusus tidak buta warna bagi SMK meliputi:
  • kelompok Teknologi Rekayasa;
  • kelompok Teknologi Informatika;
  • kelompok Industri dan Kimia; dan
  • Kompetensi Keahlian yang diusulkan Satuan Pendidikan.

Selasa, 04 September 2018

Futsal Labor Competition 2 Berakhir, SMA Olahraga Padang Raih Gelar Juara

Futsal Labor Competition 2 Berakhir, SMA Olahraga Padang Raih Gelar Juara


Gedung Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan (GOR FIK) Universitas Negeri Padang akhir pekan lalu, 31 Agustus hingga 2 September 2018 menjadi pusat berkumpulnya pegiat olahraga futsal kalangan siswa SMA se-Kota Padang.

Karena SMA Pembangunan Laboratorium UNP mengusung  pertandingan Futsal Lab Competition 2, usai dibuka oleh Wakil Rektor3 UNP, Prof Ardipal yang diwakili Staf Ahli WR3 UNP, Yulifri, MPd, Jumat (31/8).
Pertandingan yang bertajuk "Lab Competition 2",  diikuti 16 team dari sekolah SMA Se Kota Padang diantaranya, SMA Adabiah, SMA Baiturahma, SMA 2, 3,7 dan 8 Padang, MAN 2 dan 3 Padang, SMA PGRI 1 Padang dan SMA Pertiwi Padang.

Wakil Kepsek SMA Pembangunan Laboratorium UNP, Warsil, Selasa (4/9) menjelaskan pertandingan empat besar dari 16 tim yang berlaga adalah SMA Olahraga Padang, SMA 8 Padang, SMA 3 Padang dan SMA 2 Padang berlangsung, Ahad (2/9) pada pukul 13.00 WIB

Sementara MAN 2 Padang, SMA Pembangunan Laboratorium UNP dan SMA 7 Padang tersandung diperempat final.

Kelanjutan hasil pertandingan, Warsil merinci, juara 1 direbut SMA Olahraga Padang, Juara 2 diraih SMA 8 Padang dan juara ketiga ditempati SAM 3 Padang, dengan juara harapan 1 diraih SMA 2 Padang.

Disamping itu, Panitia juga memberikan apresiasi kepada Best Supporter kepada SMA 3 Padang dan Tema Fair Play kepada SMA 8 Padang serta top skor diraih pemain SMA 8 Padang. 

Ia mengatakan, digelarnya kompetisi futsal antar SMA Se-Kota Padang ini telah menjadi wahana-wahana untuk menjaring bibit potensial, karena menurutnya tak sedikit terjaring bibit-bibit muda olahraga Sumbar melalui kompetisi seperti ini. (Humas UNP)
Futsal Semarakan Ekskul SMA Pembangunan UNP

Futsal Semarakan Ekskul SMA Pembangunan UNP

 
SMA Laboratorium  Univervesitas Negeri Padang menggebyarkan pertandingan Futsal antar SMA Se-Kota Padang. Sebanyak 16 team SMA ambil bagian dalam pertandingan yang bertajuk "Lab Competition 2" yang akan berlangsung di GOR FIK UNP, 31 Agustus hingga 2 September 2018.

Acara pertandingan Futsal Lab Competition 2 tersebut dibuka oleh Wakil Rektor3 UNP, Prof Ardipal yang diwakili Staf Ahli WR3 UNP, Yulifri, MPd, Jumat (31/8) yang dihadiri ratusan siswa dan majelis guru SMA Pembangunan Laboratorium UNP dan turut hadir Dekan FIK UNP, Dr Zalpendi.

Yulifri dalam sambutanya mengatakan, pertandingan ini merupakan hal yang inovatif dan mempererat persahabatan.
"Ini kegiatan yang kami rasa sangat inovatif dan dapat mempererat jalinan keakraban antarsesama pelajar SMA se-Kota Padang. Terbukti keramaiannya luar biasa. Setiap team membawa pendukung yang tak sedikit jumlahnya. Bahkan ada juga mereka yang membawa tim marcing band," ungkap Yulifri.

Yulifri berharap semangat di bidang olahraga di kalangan pelajar di Kota Padang semakin berkembang apalagi momentum ASEAN Games. "Harapan besar kami dengan mengadakan futsal Labor Competition 2 ini, semoga sportifitas para pelajar di Kota Padang senantiasa terjaga dan semakin bisa dikembangkan hingga menjadi atlet-atlet nasional," kata Yulifri yang didaulat melakukan tendangan pertama pada pembukaan pertandingan futsal ini.

Sebelumnya Wakasek sekolah itu, Warsil mengatakan pertandingan futsal yang kedua ini diikuti 16 team dari sekolah SMA Se Kota Padang diantaranya, SMA Adabiah, SMA Baiturahma, SMA 2, 3,7 dan 8 Padang, MAN 2 dan 3 Padang, SMA PGRI 1 Padang dan SMA Pertiwi Padang.

"Selain diikuti sekolah SMA Negeri juga diikuti sekolah SMA swasta di Kota Padang dan diperkirakan pada Ahad (2/9) pertandingan selesai," ujar Warsil dalam laporannya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Labor UNP, Dr Nurhasansyah mengatakan pertandingan futsal di Sekolah Labor UNP ini adalah yang kedua dari segenap rangkaian acara memeriahkan kegiatan ekskul di sekolah.
"Alhamdulillah, rangkaian kegiatan ekskul ini berjalan lancar," terang Direktur Sekolah Labor UNP itu. (Humas UNP)

Jumat, 27 April 2018

SMA Pembangunan Labor UNP Lepas 221 Siswa Kelas XII

SMA Pembangunan Labor UNP Lepas 221 Siswa Kelas XII


Sekolah Menengah Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang melepas 221 siswa kelas XII, tak tanggung-tanggung lokasi perpisahan siswa ini di Auditorium UNP berlangsung, Jumat (20/4) lalu.
"Kalian dituntut memiliki kecerdasan dan keuletan serta ilmu pengetahuan  untuk hidup di eraglobalisasi, selamat berpisah semoga kalian mampu menggapai cita-cita kalian," ujar Kepala SMA Pembangunan Labor UNP, Yofrizal, M.Pd
Lebih lanjut dalam sambutannya, Yofrizal mengucapkan selamat jalan kepada anak-anak siswa kelas XII dan menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua/wali murid siswa kelas XII yang hadir apabila dalam mendidik anak-anak mereka selama tiga tahun ini terdapat kekurangan atau kesalahan.
Selanjutnya, ia menyampaikan tiga pesan penting untuk diingat. Pertama, agar siswa kelas XII menentukan target dan tujuan yang ingin mereka capai setelah lulus karena kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya. “Kesuksesan adalah sebuah proses yang terjadi dari berbagai rangkaian peristiwa.”
Kedua, agar siswa tidak takut bermimpi, dan mewujudkan mimpi-mimpi mereka. “Bermimpilah karena mimpi itu akan membuat seorang pengecut berani melangkah. Dan mimpilah yang akan membuat semangat kita terbakar untuk menentukan dan menggapai cita-cita.”
Dan yang ketiga, agar siswa mengembangkan nilai diri mereka karena setiap individu memiliki bakat dan potensi yang berbeda dalam diri masing-masing. “Orang yang sukses adalah mereka yang mampu melihat bakat dan potensi yang mereka miliki, serta mampu mengembangkan bakat dan potensi tersebut.”
Pada bagian lain, Wakil Rektor IV UNP, Prof Syahrial Bakhtiar dalam sambutannya mengingatkan siswa agar mereka menjaga nama baik sekolah di mana pun mereka menginjakkan kaki. “Luapkan kegembiraan kelulusan kalian nanti dengan sujud syukur. “Inyaallah, jika kita bersyukur, akan diberi nikmat yang lebih besar.”
Turut hadir dalam upacara pelepasan tersebut, selain jajaran Direktur Sekolah Labor UNP, Dr Nurhasan dan jajaran juga unsur pimpinan Dinas Kota Padang dan Kecamatan Padang Utara, upacara pelepasan tersebut dimeriahkan dengan tari-tarian, paduan suara, serta drama yang dibawakan oleh siswa-siswi kelas X dan XI. Dan diakhiri dengan pelepasan atribut sekolah secara simbolis, diwakili oleh beberapa orang siswa kelas XII.

Minggu, 04 Maret 2018

SMA PB Wajibkan Guru Memakai Teknologi Untuk Mengajar

SMA PB Wajibkan Guru Memakai Teknologi Untuk Mengajar


Sekolah Menengah Atas (SMA) Pembangunan (PB) Laboratorium UNP wajibkan semua guru untuk bisa memanfaatkan teknologi untuk mengajar. Untuk mendukung itu, SMA PB sediakan proyektor dan laptop di setiap kelas.

“Kami sudah melatih semua guru yang mengajar disini untuk bisa memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini,” ujar Kepala Sekolah SMA PB, Drs. Yofrizal, M.Pd.

Program ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sekolah. “Selain dari Sumber Daya Manusianya sendiri, teknologi tentunya menjadi salah satu faktor pendukung. Saat ini kami sudah menggunakan teknologi di setiap proses pembelajaran,” katanya.

“Semua guru wajib untuk menggunakan teknologi di setiap proses pembelajaran. Karena kami memang sudah menyediakan di setiap kelasnya proyektor dan laptop yang bisa dipakai guru,” ujarnya.


Saat ini sudah hampir seluruh guru bisa menggunakan laptop dan proyektor di SMA PB. “Kalaupun tidak 100%, saat ini guru disini sudah hampir 90% yang mampu menggunakan laptop,” katanya.

Bagi guru yang memang tidak mempunyai laptop, SMA PB menyediakan peminjaman laptop untuk bisa digunakan guru membuat bahan ajar. “Semua guru bisa meminjam, namun dengan jangka waktu paling lama seminggu. Dan peminjaman ini hanya untuk membuat bahan ajar seperti power point dan sebagainya,” ucapnya.

Memanfaatkan teknologi untuk proses pembelajaran ini juga ditunjang dengan ketersediaan internet yang sudah menjangkau setiap kelas. “Siswa dan guru bisa menggunakan internet dengan kecepatan yang cukup untuk  menampung 600 siswa di sekolah. Namun ketika belajar, siswa hanya boleh memakai ponsel dengan seizin guru,” katanya.

“Kalau memang proses pembelajaran tidak memanfaatkan ponsel. Guru akan mengumpulkan ponsel sebelum mulainya pembelajaran dan dikembalikan ketika jam pelajaran habis,” ungkapnya.

Saat ini, guru yang mengajar di SMA PB sebanyak 52 orang yang terdiri dari 21 orang ASN dan 31 orang lagi itu tenagahonorer. “Memang masih banyak tenaga honorer yang mengajar disini. Walaupun tenaga honorer, mereka sudah teruji untuk bidang studi yang akan diajarkannya,”ujarnya.(Harian Haluan)

Jumat, 23 Februari 2018

SNMPTN 2018 Bukan Segalanya, Simak 3 Jurus Mengatasi Kegagalan

SNMPTN 2018 Bukan Segalanya, Simak 3 Jurus Mengatasi Kegagalan

 
SNMPTN dan SBMPTN 2018 telah digelar. Menurut Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2018, Ravik Karsidi, jumlah pendaftar SNMPTN tahun ini akan meningkat hampir sebesar dua kali lipat dari tahun 2017, yaitu 517.166 siswa. “Tahun ini akan lebih ekstensif. Diperkirakan jumlah pendaftar tidak kurang dari 800 ribu siswa,” katanya.

Kenaikan jumlah pendaftar di SNMPTN dan SBMPTN 2-18 ini otomatis akan memperketat persaingan antarsiswa di seluruh Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, anak akan dihadapi pada kegagalan memasuki perguruan tinggi negeri. Kegagalan tentunya akan memberikan dampak buruk bagi anak jika mereka tidak mengetahui cara yang tepat untuk bertoleransi serta bangkit kembali untuk meneruskan cita-citanya. Untuk itu, penting bagi orang tua mengajarkan kegagalan pada anak sedari dini.

Menurut Madeline Levin, Ph.D, penulis buku The Price of Privilege: How Parental Pressure and Material Advantage Are Creating a Generation of Disconnected and Unhappy Kid, orang tua umumnya melihat kegagalan sebagai sumber penderitaan anak, bukan sebagai pembelajaran. Padahal, menurut para guru dan tenaga profesional untuk anak, anak sebenarnya butuh belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan. Sebab, jika tidak diajarkan, mereka rentan mengalami kekhawatiran yang dapat berujung pada keengganan untuk berusaha. Untuk itu, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut ini untuk mempersiapkan anak menghadapi kegagalan yang akan terjadi dalam hidupnya.

1. Kurangi pujian pada anak
Memanjakan anak dengan pujian bisa memberi dampak negatif lebih banyak daripada dampak baik. Anak yang terlalu diagungkan akan bergantung pada orang lain dan terus menerus membutuhkan pujian. Padahal, menurut psikolog Dan Kindlon, seseorang akan mendapat rasa percaya diri dari keberhasilan setelah melalui tantangan, bukan karena dipuji terus-terusan. Alih-alih memuji dengan kata-kata manis, berilah apresiasi secukupnya pada anak dengan tulus.

2. Ajarkan mereka untuk tidak cepat merasa puas
Anak biasanya akan meminta sesuatu yang harus disediakan saat itu juga. Sebagai orang tua, coba ajarkan mereka untuk mengontrol keinginannya. Menurut penelitian oleh psikolog profesor Walter Mischel, jika anak-anak lebih mudah mengontrol keinginan dan fokus untuk mencapai seduatu, dia akan lebih mampu menghadapi tantangan.

3. Perhatikan perilaku Anda
Anak merupakan seorang peniru ulung. Mereka mempelajari hampir seluruh gerak-gerik orang tuanya. Karena itu, penting bagi Anda untuk tetap tenang saat menghadapi sebuah masalah. Kalau Anda sering menunjukkan kepanikan saat terjadi sesuatu, anak tidak akan belajar cara menghadapi situasi buruk dengan tenang. Lalu, cobalah untuk mengakui kesalahan di depan anak agar mereka dapat belajar bagaimana cara bertanggung jawab pada kesalahan.(Tempo)
Sekolah Laboratorium UNP Bakal Berbasis Universitas

Sekolah Laboratorium UNP Bakal Berbasis Universitas


Padang,—Setelah sukses Gebyar Lab’School UNP pertama di tahun 2017 lalu, Manajemen Sekolah Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP) kembali membentangkan Gebyar Lab’School UNP Ke-2.

Jumat (23/2) pagi gebyar itu pun ditabuh oleh Wakil Rektor IV Prof Syahrial Bakhtiar dengan Opening Cerimony iven tingkat TK, SD, SMP dan SMA itu berlangsung meriah.

Pada opening cerimony itu, seribuan pelajar sekolah laboratorium UNP tumpah ruah untuk menyaksikan secara langsung pembukaan berbagai jenis lomba, yang dipusatkan di Lapangan Basket Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP.

Seribuan pelajar sekolah laborarium UNP antusias menyaksikan semaraknya tarian pasambahan yang ditampilkan oleh pelajar SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Di saat berlangsungnya pembukaan pembawa acara juga membawakannya dengan Bahasa Jepang dan usai acara pembukaan tamu kehormatan yang hadir juga mengunjungi stand Lab’School UNP.

Wakil Rektor IV Prof. Syahrial Bakhtiar mewakili Rektor Prof. Ganefri pada sambutannya menyampaikan terimakasih kepada jajaran majelis guru yang terus memberikan motivasi kepada para pelajar sekolah dasar (SD) se-Kota Padang agar terus menggiatkan berbagai lomba.

Di antara jenis lomba yang digelar dalam rangka Gebyar Lab’School UNP Ke-2 ini adalah lomba mewarnai tinkat TK dan SD, lomba tahfizh, rangking 1, futsal, menggambar, solo song, puisi dan accoustic.

WR IV UNP, Prof Syahrial Bakhtiar yang membuka kegiatan ini menyatakan kegiatan ini dangat positif. Pihak universitas sangat mendukung. Karena banyak keuntungan yang didapat salah satu meningkatkan SDM siswa.

“Kita sangat mendukung kegiatan ini; karena ini adalah bagian promosi sekolah,”ujar Syahrial.

UNP, kata Syahrial, akan terus berinovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Lab’School UNP. Salah satu inovasi yang sedang dilakukan UNP menjadikan Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP menjadi sekolah berbasis universitas.

“Kalau sekolah Pembangunan ini full kita yang kelola, maka banyak program untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kami sangat mengharapkan dukungan dari semua lapisan agar rencana kita ini bisa terwujud,”ujarnya.

Sementara itu Direktur Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP, Dr Nurhasan Syah MPd menyatakan, Gebyar Labs School UNP digelar tiap tahun. Tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini digelar per sekolah. Tahun ini digelar lebih meriah lagi dengan mengabung kegiatan semua tingkat sekolah.

“Tahun ini kegiatan kami gelar lebih meriah lagi dengan menyatukan kegiatan mulai dari TK, SD, SMP hingga,” terangnya.

Tanpam pada gebyar tadi Sawir, SPd (Kepsek SD), Haspi, S.Pd (Kepsek SMP) dan Drs. Yofrizal, MPd (Kepsek SMA) turut hadir utusan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kota Padang dan para majelis guru lainya. (rilis humasunp)

Rabu, 14 Februari 2018

SMA Pembangunan Labor UNP Beprestasi Eskrakurikuler Bahasa Jepang

SMA Pembangunan Labor UNP Beprestasi Eskrakurikuler Bahasa Jepang


Sekolah Menengah Atas Pembangunan Laboratirum Universitas Negeri Padang eksis mengenalkan bahasa jepang, terbukti dari berbagai lomba pada Festival Budaya Jepang (Bunkasai) di SMA Kartika Padang, Sumatera Barat, Minggu (7/1) lalu, SMA Pembangunan Labor UNP meraih juara dari berbagai kategori lomba.
"Meskipun diperingkat kedua pada kategori Lomba Rangking 1, SMA Pembangunan Labor UNP cukup puas dengan prestasi yang diraih siswa kami," ujar Direktur Sekolah  Laboratorium UNP, Dr. Nurhasansyah di halaman sekolah SMA tersebut, Jumat (11/1).
Adapun siswa yang berprestasi di Festival Budaya Jepang itu adalah M Aulia Azzaki Juara 2 kategori Lomba Rengking 1 Bahasa jepang bunkasai.
Sementara di kategori Lomba Drama berbahasa jepang tim SMA Pembangunan Laboratorium UNP meraih juara 2, atas nama Yoan Amelia Agusta, Nur Affitri Kartini, Rizki Rahmadilla putri, Ibnu Hasyim Yuza
Tidak hanya itu, juara 3 di Lomba Drama itu juga diraih tim SMA Pembangunan Laboratorium UNP atas nama Riza Fauziah, Evan Fadillah siddiq, Meissy yolanda, Al fikri syabani
Festival yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jepang Sumbar itu diikuti sedikitnya 500 pelajar untuk memperkenalkan budaya dan bahasa Jepang kepada pelajar tingkat SMA.
Pelantikan dan Serah terima Jabatan Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Kepala UPT, Kepala Pusat, Direktur/Asdir Sekolah Laboratorium serta Kepala dan Sekretaris Badan Unit Bisnis BLU di Lingkungan UNP

Pelantikan dan Serah terima Jabatan Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Kepala UPT, Kepala Pusat, Direktur/Asdir Sekolah Laboratorium serta Kepala dan Sekretaris Badan Unit Bisnis BLU di Lingkungan UNP

 
Dalam rangka mengisi kekosongan jabatan atas pelantikan periode sebelumnya, Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., Jum’at 30 Desember 2016 bertempat di GOR UNP melantik Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Kepala UPT, Kepala Pusat, Direktur/Asdir Sekolah Laboratorium serta Kepala dan Sekretaris Badan Unit Bisnis BLU di Lingkungan UNP.
Hadir, Rektor, Para Wakil Rektor, Dekan, Direktur, Biro, Ketua Lembaga, Kabag serta undangan keluarga yang dilantik. Dari tiga puluh satu (31) orang pejabat baru yang dilantik, diantaranya ada  Dr. Sukardi MT. , yang diangkat dalam jabatan Wakil Dekan I FT UNP, Dr. Efrtizal Syfyan, SE., M.Si., Ak. Sebagai Wakil Dekan I FE UNP.

Dalam sambutannya setelah usai acara pelantikan Prof.Ganefri, Ph.D. selalu menekankan  kepada pejabat baru agar senantiasa  berbuat yang terbaik untuk lembaga saling bahu membahu untuk mecapai misi yang telah disepakati bersama. Demikian juga ungkapan terimakasih kepada pejabat yang purna tugas atas sumbangsihnya buat lembaga selama mengabdi di UNP.
SMA Pembangunan Labor UNP Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2017

SMA Pembangunan Labor UNP Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2017


Sekolah Menengah Atas Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2017. Penghargaan adiwiyata mandiri diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr Ir, Siti Nurbaya, M.Sc dan Mendikbud, Prof Muhadjir Effendy, MAP, Kamis (21/12) di Gedung Manggala Wanabakti, Jl Gatot Subroto.
Penghargaan adiwiyata kepada 113 sekolah di Indonesia, lima diantaranya dari Sumatera Barat. Kelima sekolah asal Sumbar itu adalah SMA Negeri 1 Padang, SMP 09 Padang, SD 10 Ganting, SD 09 Siteba dan SMA Pembangunan Labor UNP.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Sekolah Laboratorium UNP, Dr Nurhasansyah didampingi Kepala Drs Yofrizal, M.Pd, Kamis (21/12) kemarin.   
Seperti diketahui, program adiwiyata yang dilaksanakan sejak tahun 2006 ini, bertujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dengan program Adiwiyata, akan tercipta warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Sebelumnya program ini diujicobakan pada 10 model sekolah adiwiyata khusus di pulau Jawa, kemudian tahun berikutnya mulai diberlakukan secara nasional di seluruh Indonesia.
Rincian 113 sekolah adiwiyata nasional terdiri atas 53 Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), 29 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 2 sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs), 19 Sekolah Menengah Atas (SMA), 3 sekolah Madrasah Aliyah (MA) dan 7 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berasal dari 24 provinsi dan 75 kabupaten/kota.
Seleksi Adiwiyata dilakukan berjenjang dan meliputi empat komponen penilaian, yaitu kebijakan sekolah/madrasah, kurikulum, kegiatan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana dan prasarana.
Menurut Yofrizal, revitalisasi program adiwiyata terus dilakukan disekolah yang dipimpinya seuai dengan revisi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata.
Yofrizal juga berharap, dengan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional tersebut, diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas dan kontribusi sekolah terhadap peningkatan kualitas lingkungan serta mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.
“Dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup penyerahan penghargaan adiwiyata diadakan juga kunjungan museum yang diikuti 55 orang Kepsek dan Kepala Dinas LH,” jelas Yofrizal.
Pembinaan Generasi Muda Tidak Main-main

Pembinaan Generasi Muda Tidak Main-main


Pembinaan generasi muda bukanlah hal yang main - main, tetapi perlu keseriusan untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin.masa depan. Dengan belajar sungguh-sungguh sejak dini niscaya kelak menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.
Hal ini ditegaskan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat didaulat menjadi pembina upacara di Sekolah Laboratorium Pembangunan Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (12/2/2018).
"Saat ini saya berhadapan dengan calon orang - orang hebat yang akan menjadi pemimpin bangsa Indonesia masa depan," kata Walikota di hadapan ribuan siswa yang terdiri dari tingkatan SD, SM dan SMA itu.
Mahyeldi menyebut, ciri-ciri kesuksesan itu sudah terlihat dari sikap dan perilaku siswa selaku peserta upacara. Semuanya mengikuti dengan khidmat, disiplin dan tertib dari awal sampai akhir acara.
"Saya lihat siswa sekolah Laboratorium Pembangunan UNP ini berdisisplin dan tertib. Ini ciri-ciri calon orang sukses," kata Mahyeldi menyemangati disambut tepuk tangan peserta upacara.
Dia juga berpesan agar remaja tidak terjebak dengan pergaulan - pergaulan negatif, tawuran dan memakai narkoba.
"Jangan sampai ikut-ikutan tawuran dan menggunakan narkoba. Itu hal akan merusak masa depan," tukas Mahyeldi (Humas Kota Padang)