Pramuka SMA Pembangunan Laboratorium UNP

Kegiatan Pramuka SMA Pembangunan Lab. UNP

Pramuka merupakan bagian pendidikan yang sudah cukup lama diperhitungkan dalam pengembangan kurikulum mulai dari tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas bahkan sampai pada Perguruan Tinggi ini membuktikan betapah pentingnya pendidikan kepramukaan  disampaikan pada peserta didik.

Pendidikan kepramukaan cukup banyak sekali membawah paham Kebenikaan Tunggal Eka, mengembangkan karakter, kecakapan hidup, survipal, dan memahami norma-norma yang ada dalam lingkungan masyarakat indonesia yang sangat majemuk.

Perjalanan kegiatan kepramukaan dikatagorikan sudah mengakar pada bangsa ini, hal inilah yang menjadikan sebuah tantangan baru bagi para pembina pramuka, tentunya dalam memberikan materi kepramuka dimana pada saat ini tidaklah mudah, perkembangan pengetahuan adek-adek pramuka sudah semakin maju, materi pramuka hendaknya dikombinasikan dengan kemajuan zaman tetapi tidak menghilangkan dari makna yang esensial pada materi tersebut.

Begitu juga perkembangan gerakan pramuka ambalan Muhammad Hatta dan Fatmawati yang berpangkalan di SMA Pembangunan Laboratorium UNP  saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat dimana lomba-lomba dalam sekala tingkat Sumatra, Provinsi, dan Kota selalu menjadi prioritas untuk diikuti dalam ajang lomba tersebut.

Selain itu semenjak diberlakukannya Kurikulum 2013 pada SMA Pembangunan Laboratorium UNP kualitas pembina yang mempunyai sertifikat selalu ditingkatkan seperti menunjuk guru-guru yang belum mengikuti Kurus Mahir Tingkat Dasar (KMD) sekolah mempasilitasi dan mendanai untuk mengikuti kegiatan KMD, ini menunjukan bahwasanya SMA Pembangunan Laboratorium UNP berusaha sungguh-sungguh dalam memajukan peserta didik sesuai dengan petunjuk yang sudah dirumuskan oleh pemerintah.

Tuntutan kurikulum 2013 sesuai dengan Permendekbud nomor 63 tahun 2014 tentang pendidikan kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah pada pasal 3 menyatakan bahwasanya pendidikan kepramukaan dilaksanakan dalam tiga model meliputi Model Blok, Model Aktualisasi dan Model reguler, ketiga model ini merupakan kegiatan wajib  yang harus dilaksanakan oleh sekolah.

Salah satu kegiatan yang baru-baru ini dilakukan oleh peserta didik SMA Pembangunan Laboratorium UNP adalah melaksanakan kegiatan Kemah Baksti Siswa selama tiga hari yang dilaksanakan pada bulan Maret 2018 ini bertujuan untuk memenuhi Model Blok yang merupakan bagian dari penilaian secara umum bagi peserta dalam kegiatan pramuka wajib.

Kegiatan Kemah Bakti Siswa bukan saja memenuhi penilaian dalam Model Blok tapi makna dibalik kegiatan KBS itu cukup besar salahsatunya adalah bagaimana mendidik peserta didik untuk dapat berkerja sama dalam satu kelompok, membiasakan mengatur pola hidup dialam bebas, belajar dialam terbuka dengan materi yang sudah ditentukan, dapat menjaga alam sekitar dan masih banyak karakter-karakter yang dikembangkan ketika mengikuti sebuah perkemahan. BY: ES 
















Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget