Pramuka SMA Pembangunan Laboratorium UNP

SMA PB Wajibkan Guru Memakai Teknologi Untuk Mengajar


Sekolah Menengah Atas (SMA) Pembangunan (PB) Laboratorium UNP wajibkan semua guru untuk bisa memanfaatkan teknologi untuk mengajar. Untuk mendukung itu, SMA PB sediakan proyektor dan laptop di setiap kelas.

“Kami sudah melatih semua guru yang mengajar disini untuk bisa memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini,” ujar Kepala Sekolah SMA PB, Drs. Yofrizal, M.Pd.

Program ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sekolah. “Selain dari Sumber Daya Manusianya sendiri, teknologi tentunya menjadi salah satu faktor pendukung. Saat ini kami sudah menggunakan teknologi di setiap proses pembelajaran,” katanya.

“Semua guru wajib untuk menggunakan teknologi di setiap proses pembelajaran. Karena kami memang sudah menyediakan di setiap kelasnya proyektor dan laptop yang bisa dipakai guru,” ujarnya.


Saat ini sudah hampir seluruh guru bisa menggunakan laptop dan proyektor di SMA PB. “Kalaupun tidak 100%, saat ini guru disini sudah hampir 90% yang mampu menggunakan laptop,” katanya.

Bagi guru yang memang tidak mempunyai laptop, SMA PB menyediakan peminjaman laptop untuk bisa digunakan guru membuat bahan ajar. “Semua guru bisa meminjam, namun dengan jangka waktu paling lama seminggu. Dan peminjaman ini hanya untuk membuat bahan ajar seperti power point dan sebagainya,” ucapnya.

Memanfaatkan teknologi untuk proses pembelajaran ini juga ditunjang dengan ketersediaan internet yang sudah menjangkau setiap kelas. “Siswa dan guru bisa menggunakan internet dengan kecepatan yang cukup untuk  menampung 600 siswa di sekolah. Namun ketika belajar, siswa hanya boleh memakai ponsel dengan seizin guru,” katanya.

“Kalau memang proses pembelajaran tidak memanfaatkan ponsel. Guru akan mengumpulkan ponsel sebelum mulainya pembelajaran dan dikembalikan ketika jam pelajaran habis,” ungkapnya.

Saat ini, guru yang mengajar di SMA PB sebanyak 52 orang yang terdiri dari 21 orang ASN dan 31 orang lagi itu tenagahonorer. “Memang masih banyak tenaga honorer yang mengajar disini. Walaupun tenaga honorer, mereka sudah teruji untuk bidang studi yang akan diajarkannya,”ujarnya.(Harian Haluan)
Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget