Pramuka SMA Pembangunan Laboratorium UNP
Februari 2018


Banyak sekali tempat-tempat wisata menarik dan indah di Sumatera Barat. Sumatra Barat adalah salah provinsi yang berada di Pulau Sumatera yang masuk kedalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sumatera Barat berbatasan langsung dengan Lautan Hindia. Sumatera Barat didaulat sebagai wilayah gerbang barat sebelum memasuki NKRI. Dengan kemajuan wisata, pastinya di setiap tahun berubah menjadi daerah yang kental dengan berbagai segala perkembangan. Tak heran, Sumatera Barat akan menjadi daerah wisata yang akan dan siap untuk menyaingi Sumatera Utara sebagai Provinsi Metropolitas di Sumatera.
Tempat Wisata Di Sumatra Barat
Kumpulan Daftar Tempat Wisata Di Sumatra Barat.

Sumatera memiliki banyak tempat wisata yang indah dengan berbagai pemandangannya yang menonjol dan begitu menarik. Sehingga kami, Lihat.co.id akan mengulas satu persatu dari beberapa tempat wisata di Sumatera Barat yang wajib kamu kunjungi, saat berkunjung ke Sumatera Barat dan sekitarnya.

Pantai Padang

Tempat wisata di Sumatera Barat pertama paling terkenal dan bagus adalah Pantai Padang. Pantai ini yang menjadi pilihan favorit untuk berlibur bagi warga kota Padang dan Sumatera Barat secara umum. Pantai Padang disebut juga sebagai Taplau (Tapi Lauik). Pantai Padang menjadi salah satu tempat tujuan dalam berwisata jika anda sedang berkunjung ke Kota Padang. Pantai Padang pada malam hari menawarkan ebrtbagai keindahan yang tak bisa dikatakan dengan kata-kata. Berbagai keindahan suasana malam yang tersajikan didalamnya.
 
Pantai Nirwana

Tempat wisata di Sumatera Barat kedua yang paling indah adalah Pantai nirwana. Pantai tersebut termasuk dari salah satu tempat wisata indah yang berada di Sumatera Barat yang ramai dan menyajikan berbagai keindahan pantai yang memukau. Pantai Nirwana berlokasi dijarak sekitar 14 km dari pusat kota Padang. Pantai Nirwana juga salah satu tempat wisata dengan menonjolkan keindahan bernuansa pantai yang dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat lokal maupun luar kota yang sedang berkunjung. Pantai Nirwana, sangat terkenal karena pantai tersebut menyajikan berbagai panorama sore dan malam yang memukau dan menajubkan.

Pantai Aie Manih (Pantai Air Manis)

Tempat wisata di Sumatera Barat ketiga yang akan kita bahas adalah Pantai Aie Manih. Pantai Air Manis yang menjadi pantai paling terkenal yang berada di Padang yang biasanya digunakan untuk menghabiskan liburan akhir pekan atau liburan panjang di Padang. Pantai Aie Manih atau Pantai Air Manis sangat mudah dikenali karena salah satu kepercayaan yang menyebutkan bahwa pantai tersebut ada kaitannya dengan legenda Malin Kundang yang durhaka. Karena ada salah satu batu yang mirip denagn seseorang yang tengah duduk.

Pantai Pasir Jambak

Tempat wisata di Sumatera Barat keempat yang akan kita bahas adalah Pantai Pasia Jambak. Pantai Pasir Jambak yang masuk kedalam wilayah Sumatera Barat yang terletak pada 20 Km dari ibu kota Sumatera Barat atau sekiatr jalan raya Padang-Bukittinggi. Adapun rute yang bisa anda tempuh adalah setelah sampai Kilometer 14. Anda harus belok kiri menuju ke Pantai Pasir Jambak. Pantai yang dimaksud tersebut memiliki katakteristik pantai yang berpasir putih serta lebar, sedikit landai dengan dipenuhi oleh berbagai rimbunan pohon kelapa. Di Pantai Pasir Jambak, kita bisa menikmati fasilitas pintu gerbang utama, tempat parkir kendaraan yang luas, panggung hiburan, warung makanan dan restoran, penginapan dan hotel, gazebo dan berbagai taman serta tempat penyewaan perahu.

Pantai Caroline

Daftar tempat wisata di Sumatera Barat paling bagus dan indah kelima adalah Pantai Caroline, pantai yang dilengkapi dengan fasilitas yang cukup mulai dari penginapan dan hotel murah, cottage, restoran dan rumah makan , panggung kesenian serta gazebo dan wahana bermain yang cukup. Pantai Caroline sendiri terletak di Teluk Bungus yang berjarak kira kira 25 km sebelah selatan dari Kota Padang. Untuk sampai ke Pantai Caroline, anda yang tidak memiliki kendaraan pribadi, Anda bisa memanfaatkan berbagai angkutan umum yang berada tak jauh dari tempat wisata di Sumatera Barat tersebut.

Pulau Mentawai

Tempat wisata di Sumatera Barat keenam yang paling menarik adalah Pantai yang berada di sekitar Mentawai. Dalam gugusan Kabupaten yang berada di Kepulauan Mentawai saat ini beribu kota Tua Pejat – Sipora, atau berada tak kurang dari Kota Padang atau sekitar 135 KM. Untuk perjalanan kesana bisa kita tempuh sekitar 6-10 jam melalui jalur laut. Selain pantai dengan pemandangan yang indah dan menawan. Di pantai sekitar Mentawai, kita bisa menemui berbagai keindahan dan kegiatan serta atraksi dari berbagai pertunjungan yang sering dipertunjukkan di tempat wisata di Sumatera Barat paling terkenal tersebut. Salah satu area favorit untuk snorkeling adalah pulau Siberut dan Sipora yang dijadikan sebagai tempat snerkoling favorit.

Air Terjun Tigo Tingkek

Tempat wisata di Sumatera Barat ketujuh paling indah adalah Air Terjun Tigo Tingkek. Air Terjun Tigo Tingkek yang memiliki panorama air terjun yang sangat memukau dan memiliki pemandanagn yang sanagt bagus. Air Terjun Tigo Tingkek adalah air terjun khas Sumatera Utara yang berada di sekitar Koto Lubuk Hitam, Cindakia, Teluk Kabung Utara, atau memiliki jarak sekitar 25 KM dari pusat ibukota padang. Di tempat wisata di Sumatera Barat tersebut, kita bisa menikmati berbagai pepohonan yang ebrjajar rapi disekitar air terjun dengan ditemani oleh dinginnya air terjun yang sedang mengalir tersebut.(https://www.lihat.co.id/wisata/sumatera-barat.html)

 
Jika membahas kuliner khas Padang, rendang menjadi salah satu kuliner ikonik yang dimiliki kota Padang. Masalah cita rasa, rendang memang juaranya. Pasalnya, kuliner satu ini pernah dinobatkan sebagai kuliner terenak di dunia versi CNN. Namun tak hanya rendang, kuliner-kuliner padang yang lain juga tak kalah membuat lidah Anda ketagihan. Kuliner dari Padang memang cukup kental dengan rempah-rempah serta cita rasa pedasnya yang cukup melekat. Berikut KompasTravel himpun empat kuliner Padang yang tak kalah nikmat : 
 
1. Palai Rinuak Palai Rinuak merupakan hidangan khas Minangkabau yang wajib Anda cicipi jika mampir ke Danau Maninjau. Palai yang berarti pepes dan rinuak yang merupakan jenis ikan-ikan kecil yang hanya ditemui di Danau Maninjau. Bentuknya serupa dengan ikan teri medan yang sudah dikenal orang banyak. Sajian yang satu ini terbuat dari ikan rinuak yang diberi bumbu dan parutan kelapa lalu dibungkus dengan daun pisang kemudian di kukus. Dendeng Batokok. Dendeng Batokok.
 
2. Dendeng Batokok Dendeng Batokok memang tak lain merupakan sajian padang yang hadir di Kota Sawahlunto. Hidangan yang satu ini dihadirkan dengan Irisan daging tipis kering berlumur minyak kelapa menyebarkan bau harum yang siap membuat perut Anda kenyang. Tak ketinggalan, hidangan ini ditemani dengan nasi aneka sayur, dan sambal juga bakal membuat Anda penasaran. Gulai gajebo disajikan di piring kecil, lengkap dengan kuahnya. Sungguh menggoda. Bagian gajih alias lemak mendominasi potongan daging yang mengambang di kuah asam padeh berwarna merah. Gulai gajebo disajikan di piring kecil, lengkap dengan kuahnya. Sungguh menggoda. Bagian gajih alias lemak mendominasi potongan daging yang mengambang di kuah asam padeh berwarna merah.
 
3. Gulai Gajebo Gulai gajebo, atau gajeboh, atau sampade daging adalah masakan khas Sumatera Barat dengan bahan utama daging sapi. Bagian yang dipakai adalah punuk, dengan lemak tebal menempel di bagian daging. Perbandingan lemak dan daging pada gulai gajebo bisa 3:1. Semakin tipis bagian daging, rasanya semakin gurih. Potongan 'lemak berdaging' itu disajikan dengan kuah asam padeh yang sama sekali tidak menggunakan santan. Bisa dibilang, bahan utama yang sulit didapat menjadikan gulai gajebo masuk dalam klasifikasi 'masakan langka'. 
 
4. Gulai Banak Hidangan satu ini mungkin bisa terbilang ekstrim karena makanan satu ini terbuat dari otak. Namun masalah cita rasa tak perlu diragukkan lagi karena dijamin nendang. Hidangan ini mempunyai cita rasa yang sangat pedas. Terbuat dari otak sapi yang dicampur dengan bumbu rempah-rempahan serta santan siap membuat lidah Anda bergoyang. Namun perlu diingat, makanan yang satu ini mengandung kadar kolestrol yang cukup tinggi. Segelas teh talua di sebuah warung pinggir Pantai Sago, Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rabu (13/5/2015). Segelas teh talua dipatok harga sebesar Rp6.000. Segelas teh talua di sebuah warung pinggir Pantai Sago, Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rabu (13/5/2015). Segelas teh talua dipatok harga sebesar Rp6.000.
 
5. Teh Talua Dari bahasa Padang, talua berarti telur. Kuliner ini berupa teh yang dicampur dengan kuning telur yang dikocok bersama dalam satu gelas. Selain itu, bahan-bahan campurannya juga berupa gula, susu kental manis, dan irisan jeruk nipis. Pertama-tama kuning telur dimasukkan ke dalam gelas bersama dengan gula putih kemudian diaduk dengan ikatan batang lidi. Setelah itu baru ditambahkan susu dan air teh panas. Minuman khas Padang ini diketahui dapat berkhasiat untuk menjaga stamina. Sangat cocok diseruput bagi Anda yang tak ingin lelah saat menjejalahi kota Padang! Bubur kampiun yang dijual di rumah makan bopet mini, Jakarta pusat Bubur kampiun yang dijual di rumah makan bopet mini, Jakarta pusat(KOMPAS.COM/YOSIA MARGARETTA) 6. Bubur Kampium Bubur Kampiun merupakan jajanan khas Minang yang memiliki rasa manis. Isinya sangat beragam di antaranya bubur sumsum, pisang, kacang hijau, ketan putih, srikaya dan candil. Dengan kuah yang berwarna coklat dan manis, biasanya jajanan yang satu cukup identik disantap di bulan Ramadhan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selain Rendang, Ini 6 Kuliner Khas Padang yang tak Kalah Nikmat!", http://travel.kompas.com/read/2018/01/28/120000427/selain-rendang-ini-6-kuliner-khas-padang-yang-tak-kalah-nikmat-.
Penulis : WIENDA PUTRI NOVIANTY

 
SNMPTN dan SBMPTN 2018 telah digelar. Menurut Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2018, Ravik Karsidi, jumlah pendaftar SNMPTN tahun ini akan meningkat hampir sebesar dua kali lipat dari tahun 2017, yaitu 517.166 siswa. “Tahun ini akan lebih ekstensif. Diperkirakan jumlah pendaftar tidak kurang dari 800 ribu siswa,” katanya.

Kenaikan jumlah pendaftar di SNMPTN dan SBMPTN 2-18 ini otomatis akan memperketat persaingan antarsiswa di seluruh Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, anak akan dihadapi pada kegagalan memasuki perguruan tinggi negeri. Kegagalan tentunya akan memberikan dampak buruk bagi anak jika mereka tidak mengetahui cara yang tepat untuk bertoleransi serta bangkit kembali untuk meneruskan cita-citanya. Untuk itu, penting bagi orang tua mengajarkan kegagalan pada anak sedari dini.

Menurut Madeline Levin, Ph.D, penulis buku The Price of Privilege: How Parental Pressure and Material Advantage Are Creating a Generation of Disconnected and Unhappy Kid, orang tua umumnya melihat kegagalan sebagai sumber penderitaan anak, bukan sebagai pembelajaran. Padahal, menurut para guru dan tenaga profesional untuk anak, anak sebenarnya butuh belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan. Sebab, jika tidak diajarkan, mereka rentan mengalami kekhawatiran yang dapat berujung pada keengganan untuk berusaha. Untuk itu, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut ini untuk mempersiapkan anak menghadapi kegagalan yang akan terjadi dalam hidupnya.

1. Kurangi pujian pada anak
Memanjakan anak dengan pujian bisa memberi dampak negatif lebih banyak daripada dampak baik. Anak yang terlalu diagungkan akan bergantung pada orang lain dan terus menerus membutuhkan pujian. Padahal, menurut psikolog Dan Kindlon, seseorang akan mendapat rasa percaya diri dari keberhasilan setelah melalui tantangan, bukan karena dipuji terus-terusan. Alih-alih memuji dengan kata-kata manis, berilah apresiasi secukupnya pada anak dengan tulus.

2. Ajarkan mereka untuk tidak cepat merasa puas
Anak biasanya akan meminta sesuatu yang harus disediakan saat itu juga. Sebagai orang tua, coba ajarkan mereka untuk mengontrol keinginannya. Menurut penelitian oleh psikolog profesor Walter Mischel, jika anak-anak lebih mudah mengontrol keinginan dan fokus untuk mencapai seduatu, dia akan lebih mampu menghadapi tantangan.

3. Perhatikan perilaku Anda
Anak merupakan seorang peniru ulung. Mereka mempelajari hampir seluruh gerak-gerik orang tuanya. Karena itu, penting bagi Anda untuk tetap tenang saat menghadapi sebuah masalah. Kalau Anda sering menunjukkan kepanikan saat terjadi sesuatu, anak tidak akan belajar cara menghadapi situasi buruk dengan tenang. Lalu, cobalah untuk mengakui kesalahan di depan anak agar mereka dapat belajar bagaimana cara bertanggung jawab pada kesalahan.(Tempo)


Dewan Kerja Gerakan Pramuka se-Indonesia meminta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
(Kemenristekdikti) untuk membuat regulasi yang mengatur sistem pendidikan kepramukaan di perguruan tinggi. Hal itu disampaikan dalam pembahasan Komisi A di Sidang Paripurna Nasional (Sidparnas) Gerakan Pramuka yang berlangsung di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/2).
Kak Musdar Asman, Ketua Bidang Kajian Kepramukaan Dewan Kerja Nasional (DKN) Gerakan Pramuka mengatakan, sistem berupa regulasi dari Kemenristekdikti penting untuk mengatur pendidikan kepramukaan agar memiliki arah yang jelas. Pasalnya, posisi Pramuka di perguruan tinggi seluruh Indonesia memiliki kebijakan yang berbeda-berbeda.
“Misalnya, Pramuka disamakan dengan unit kegiatan kampus, padahal harus ada pembeda antara Pramuka dengan unit kegiatan mahasiswa. Kalau Pramuka ini lebih kepada bagaimana pembinaan karakter. Sehingga kita perlu ada kebijakan khusus dari kampus,” ujar Kak Musdar, di Cisarua, Bogor, Kamis (22/2/2018).
Menurutnya, kampus atau pihak rektorat terkadang masih enggan memerhatikan persoalan ini kalau tidak ada aturan dari Kemenristekdikti. Pramuka tidak bisa dikatakan unit kegiatan mahasiswa karena tidak ada sistem akreditasi. Misalnya, tidak dilibatkan dalam lomba-lomba kejuaraan antarkampus di level daerah ataupun nasional, karena memang memiliki arah berbeda.
“Pramuka di perguruan tinggi itu sangat jarang ikut lomba-lomba karena fokus kebijakan organisasinya bukan ke sana. Tapi lebih kepada bakti masyarakat, membuat desa binaan dan lain-lain. Dan Pramuka sebagai organisasi yang ada di perguruan tinggi saya yakin juga tidak pernah melakukan demonstrasi,” jelasnya.
Kak Musdar menambahkan, dalam aturan organisasi di Gerakan Pramuka, posisi rektor sebenarnya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan Gerakan Pramuka di perguruan tersebut. Namun, karena tidak ada aturan baku dari Kemenristekdikti, maka kebijakan di kampus menjadi berbeda-beda.
“Kampus ini masih ada yang beranggapan kalau tidak ada aturan dari kementerian, maka kebijakannya bisa dibuat sendiri dengan model yang beda-beda. Nah, kadang-kadang mereka yang sudah menyusun program kerja tidak terlaksana karena rektor punya kebijakan lain,” tambahya.
Diketahui, Sidparnas diikuti 60 peserta dari Dewan Kerja Daerah (DKD) seluruh Indonesia. Sidparnas mengambil tema “Pramuka Inspirasi dan Energi untuk Negeri.” Kegiatan ini berlangsung sampai 23 Februari 2018.(pramuka.or.id)


Salah satu agenda yang ramai dibahas dalam Sidang Paripurna Nasional (Sidparnas) Gerakan Pramuka adalah persiapan Dewan Kerja Gerakan Pramuka mengadakan Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri-Putra (Muspanitra). Sidang yang berlangsung di Komisi B itu membahas mekanisme pemilihan ketua Dewan Kerja Nasional (DKN).
Wakil Ketua Dewan Kerja Nasional (DKN) Kak Sinta Ayu Lestari mengatakan, banyak yang didiskusikan dalam sidang Komisi B. Misalnya soal mekanisme pemilihan Ketua DKN. Ada beberapa usulan tentang ketentuan pemilihan Ketua DKN, apakah melalui voting, musyawarah mufakat, atau, menggunakan formatur.
“Jika menggunakan formatur berarti perlu ada syarat-syarat khusus untuk menjadi DKN. Tapi memang yang memverifikasi tim formatur. Memilih Ketua DKN hingga anggotanya,” ujar Kak Sinta di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/2).
Meski demikian, Kak Sinta berharap dalam Muspanitra yang rencananya akan berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara akhir tahun nanti, pemilihan Ketua DKN akan berlangsung dengan cara musyawarah untuk mufakat. Pasalnya, arah pembinaan Gerakan Pramuka adalah musyawarah dan mufakat yang tertuju pada rasa persaudaraan.
“Selain itu kalau pemilihannya menggunakan sistem formatur takutnya ada beberapa daerah yang keterwakilan suaranya tidak tersampaikan, karena untuk tim formatur pemilihan pastinya hanya diwakili satu wilayah,” jelasnya.
Namun apabila menggunakan sistem musyawarah mufakat, artinya Dewan Kerja Daerah (DKD) menyetujui bahwa yang terpilih sebagai Ketua DKN merupakan kesepakatan bersama sehingga tidak ada keterwakilan suara untuk memilih Ketua DKN.
Dalam sistem pemilihan itu, masing-masing DKD dan DKN boleh mengusung nama calon, satu, dua, atau tiga orang. Kak Sinta menandaskan, tidak masalah DKD mengusulkan lebih dari satu orang. Sebab pada akhirnya akan menggunakan sistem musyawarah mufakat dan ada proses kualifikasi.
“Setelah banyak dilakukan diskusi, alhamdulillah kita sepakat bahwa sistem pemilihan Ketua DKN tetap menggunakan model musyawarah mufakat. Tapi nanti tetap ada kualifikasinya,” jelasnya.
Kualifikasi yang dimaksud adalah berkaitan dengan syarat-syarat. Misalnya, catatan prestasi di Dewan Kerja, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah memiliki catatan negatif selama di Pramuka, bebas narkoba, usia minimal 20 dan maksimal 23 tahun, Pramuka Penegak dan Pandega Laksana, aktif di Gugus Depan, dan lain-lain.(pramuka.or.id)


Sidang Paripurna Tingkat Nasional (Sidparnas) Gerakan Pramuka resmi dibuka oleh Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda) Kak Budi Prayitno di Royal Safari Garden, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/2/2018). Kegiatan ini diikuti 60 peserta perwakilan Dewan Kerja Daerah (DKD) Gerakan Pramuka dari seluruh Indonesia.
Kak Budi mengatakan, Sidparnas bisa dijadikan momentum penting bagi seluruh Dewan Kerja di Indonesia untuk mengevaluasi kinerjanya selama empat tahun ke belakang. Dengan harapan bisa memperbaiki dan menyempurnakan posisi Dewan Kerja di Gerakan Pramuka dilihat dari kedudukan, tugas dan fungsinya.
“Forum ini bisa dijadikan tempat melakukan evaluasi dan konsolidasi bagi seluruh Dewan Kerja dalam rangka memperbaiki dan menyempurnakan kinerja ke depan. Mulai dari jenis kegiatan, tema kegiatan, dan cakupan kegiatan,” ujar Kak Budi.
Menurut Kak Budi, banyak persoalan yang dihadapi Dewan Kerja. Pertama, dalam hal partisipasi. Misalnya sejauh mana dewan kerja bisa membangun komunikasi atau koordinasi dengan Pramuka Penegak dan Pandega dalam hal peningkatan kualitas program kerja. Menurutnya, komunikasi ini belum kuat.
“Komunikasi, koordinasi, atau harmonisasi antara Dewan Kerja dengan Pramuka Penegak dan Pandega ini, saya lihat masih masih kurang kuat. Baik itu membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pramuka Penegak dan Pandega di Perguruan Tinggi, Satuan Karya, dan juga di Satuan Komunitas,” jelasnya.
Kedua, Kak Budi memandang setiap hari sebenarnya banyak kegiatan yang diikuti Pramuka Penegak dan Pandega di seluruh Indonesia. Namun, kegiatan tersebut jarang melibatkan Dewan Kerja. Tantangan beratnya, kata dia, adalah bagaimana Dewan Kerja bisa mengakomodasi dan memberikan ruang untuk menyamakan persepsi antara Penegak dan Pandega.
“Mungkin mereka beranggapan kalau ada Dewan Kerja akan mengganggu, merusak, atau mengurangi, padahal kita sama-sama belajar, sama menguatkan agar tujuan pendidikan Pramuka bisa tercapai. Karena semakin banyak orang yang terlibat, semakin banyak orang yang peduli,” jelasnya.
Ketiga, soal regulasi. Menurut Kak Budi, regulasi juga belum bisa dikatakan sempurna. Misalnya soal masa jabatan kepengurusan Dewan Kerja dari tingkat nasional, daerah, cabang, sampai ranting. Menurutnya, jabatan lima tahun di semua jenjang Dewan Kerja masih kurang tepat. Karenanya, perlu dirumuskan kembali formulanya.
Sementara itu, Ketua DKN Kak Yudha Adhyaksa mengatakan, berbagai persoalan yang tengah dihadapi Dewan Kerja ini akan dibahas secara rinci dalam forum Sidparnas. Misalnya terkait regulasi dan koordinasi tadi. Kalau nantinya tidak bisa diubah, paling tidak menurutnya, forum ini bisa mengurai sekian banyak persoalan.
“Sidparnas memang tidak bisa mengambil keputusan bila terjadi perubahan organisasi. Tapi di forum ini kita bisa berdiskusi merumuskan gagasan untuk mencari solusi dari sekian banyak persoalan yang dihadapi Dewan Kerja. Nanti pembahasan yang sudah disepakati bisa dibawa ke Muspanitra untuk disahkan,” jelasnya.
Ketua Panitia Sidparnas Kak Robby Zulpandi menambahkan, memang salah satu agenda yang akan dibahas dalam Sidparnas ini adalah mengenai kesiapan Dewan Kerja mengadakan Muspanitra. Sebelumnya sudah diputuskan bahwa Muspanitra akan diadakan di Kendari, Sulawesi Tenggara akhir 2018, berbarengan dengan kegiatan Munas Kwarnas Gerakan Pramuka.
“Sebelum kita mengadakan Muspanitra, ini adalah kesempatan penting bagi kita selama satu tahun ke depan untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas kinerja kita,” jelasnya.(pramuka.or.id)


Padang,—Setelah sukses Gebyar Lab’School UNP pertama di tahun 2017 lalu, Manajemen Sekolah Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP) kembali membentangkan Gebyar Lab’School UNP Ke-2.

Jumat (23/2) pagi gebyar itu pun ditabuh oleh Wakil Rektor IV Prof Syahrial Bakhtiar dengan Opening Cerimony iven tingkat TK, SD, SMP dan SMA itu berlangsung meriah.

Pada opening cerimony itu, seribuan pelajar sekolah laboratorium UNP tumpah ruah untuk menyaksikan secara langsung pembukaan berbagai jenis lomba, yang dipusatkan di Lapangan Basket Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP.

Seribuan pelajar sekolah laborarium UNP antusias menyaksikan semaraknya tarian pasambahan yang ditampilkan oleh pelajar SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Di saat berlangsungnya pembukaan pembawa acara juga membawakannya dengan Bahasa Jepang dan usai acara pembukaan tamu kehormatan yang hadir juga mengunjungi stand Lab’School UNP.

Wakil Rektor IV Prof. Syahrial Bakhtiar mewakili Rektor Prof. Ganefri pada sambutannya menyampaikan terimakasih kepada jajaran majelis guru yang terus memberikan motivasi kepada para pelajar sekolah dasar (SD) se-Kota Padang agar terus menggiatkan berbagai lomba.

Di antara jenis lomba yang digelar dalam rangka Gebyar Lab’School UNP Ke-2 ini adalah lomba mewarnai tinkat TK dan SD, lomba tahfizh, rangking 1, futsal, menggambar, solo song, puisi dan accoustic.

WR IV UNP, Prof Syahrial Bakhtiar yang membuka kegiatan ini menyatakan kegiatan ini dangat positif. Pihak universitas sangat mendukung. Karena banyak keuntungan yang didapat salah satu meningkatkan SDM siswa.

“Kita sangat mendukung kegiatan ini; karena ini adalah bagian promosi sekolah,”ujar Syahrial.

UNP, kata Syahrial, akan terus berinovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Lab’School UNP. Salah satu inovasi yang sedang dilakukan UNP menjadikan Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP menjadi sekolah berbasis universitas.

“Kalau sekolah Pembangunan ini full kita yang kelola, maka banyak program untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kami sangat mengharapkan dukungan dari semua lapisan agar rencana kita ini bisa terwujud,”ujarnya.

Sementara itu Direktur Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP, Dr Nurhasan Syah MPd menyatakan, Gebyar Labs School UNP digelar tiap tahun. Tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini digelar per sekolah. Tahun ini digelar lebih meriah lagi dengan mengabung kegiatan semua tingkat sekolah.

“Tahun ini kegiatan kami gelar lebih meriah lagi dengan menyatukan kegiatan mulai dari TK, SD, SMP hingga,” terangnya.

Tanpam pada gebyar tadi Sawir, SPd (Kepsek SD), Haspi, S.Pd (Kepsek SMP) dan Drs. Yofrizal, MPd (Kepsek SMA) turut hadir utusan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kota Padang dan para majelis guru lainya. (rilis humasunp)

 
Kegiatan Diklat Pramuka Peduli ini masih tetap bersemangat menjelang hari perkemahan Diklat Pendadaran Pramuka Penegak Bantara sebelum masuk ke Pramuka Peduli. Para peserta antusias memperhatikan materi tentang cara bertahan hidup (Survival) , bivak, dan  mempraktekan membuat kompor lapangan atau spirtus yang besoknya digunakan untuk pengembaraan.
Dalam melakukan perjalanan Alam terbuka, seorang Petualang perlu membekali diri dengan pengetahuan SURVIVAL. Survival berasal dari kata survive yang berarti mampu mempertahankan diri dari keadaan tertentu .dalam hal ini mampu mempertahankan diri dari keadaan yang buruk dan kritis. Survivor adalah orang yang sedang mempertahankan diri dari keadaan yang buruk.

Mengapa Ada Survival ?
Timbulnya kebutuhan survival karena adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi. Kesulitan-kesulitan tsb antara lain : Keadaan alam (cuaca dan medan), Keadaan mahluk hidup disekitar kita (binatang dan tumbuhan), Keadaan diri sendiri (mental, fisik, dan kesehatan), Banyaknya kesulitan-kesulitan tsb biasanya timbul akibat kesalahan-kesalahan kita sendiri.
Dalam keadan tersebut ada beberapa faktor yang menetukan seorang Survivor mampu bertahan atau tidak., antara lain : mental ,kurang lebih 80% kesiapan kita dalm survival terletak dari kesiapan mental kita.
Timbulnya kebutuhan survival karena adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi. Kesulitan-kesulitan tsb antara lain :
• Keadaan alam (cuaca dan medan)
• Keadaan mahluk hidup disekitar kita (binatang dan tumbuhan)
• Keadaan diri sendiri (mental, fisik, dan kesehatan)
Banyaknya kesulitan-kesulitan tsb biasanya timbul akibat kesalahan-kesalahan kita sendiri.
Definisi Survival
Arti survival sendiri terdapat berbagai macam versi, yang akan kita bahas di sini hanyalah menurut versi pencinta alam
S : Sadar dalam keadaan gawat darurat
U : Usahakan untuk tetap tenang dan tabah
R : Rasa takut dan putus asa hilangkan
V : Vitalitas tingkatkan
I : Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya
V : Variasi alam bisa dimanfaatkan
A : Asal mengerti, berlatih dan tahu caranya
L : Lancar, slaman, slumun, slamet
Jika anda tersesat atau mengalami musibah, ingat-ingatlah arti survival tsb, agar dapat membantu anda keluar dari kesulitan. Dan yang perlu ditekankan jika anda tersesat yaitu istilah “STOP” yang artinya :
S : Stop & seating / berhenti dan duduklah
T : Thingking / berpikirlah
O : Observe / amati keadaan sekitar
P : Planning / buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan
Kebutuhan survival
Yang harus dipunyai oleh seorang survivor
1. Sikap mental
- Semangat untuk tetap hidup
- Kepercayaan diri
- Akal sehat
- Disiplin dan rencana matang
- Kemampuan belajar dari pengalaman
2. Pengetahuan
- Cara membuat bivak
- Cara memperoleh air
- Cara mendapatkan makanan
- Cara membuat api
- Pengetahuan orientasi medan
- Cara mengatasi gangguan binatang
- Cara mencari pertolongan
3. Pengalaman dan latihan
- Latihan mengidentifikasikan tanaman
- Latihan membuat trap, dll
4. Peralatan
- Kotak survival
- Pisau jungle , dll
5. Kemauan belajar
Langkah yang harus ditempuh bila anda/kelompok anda tersesat :
• Mengkoordinasi anggota
• Melakukan pertolongan pertama
• Melihat kemampuan anggota
• Mengadakan orientasi medan
• Mengadakan penjatahan makanan
• Membuat rencana dan pembagian tugas
• Berusaha menyambung komunikasi dengan dunia luar
• Membuat jejak dan perhatian
• Mendapatkan pertolongan
Bahaya-bahaya dalam survival
Banyak sekali bahaya dalam survival yang akan kita hadapi, antara lain :
1. Ketegangan dan panik
Pencegahan :
- Sering berlatih
- Berpikir positif dan optimis
- Persiapan fisik dan mental
2. Matahari / panas
- Kelelahan panas
- Kejang panas
- Sengatan panas
Keadaan yang menambah parahnya keadaan panas :
- Penyakit akut/kronis
- Baru sembuh dari penyakit
- Demam
- Baru memperoleh vaksinasi
- Kurang tidur
- Kelelahan
- Terlalu gemuk
- Penyakit kulit yang merata
- Pernah mengalami sengatan udara panas
- Minum alkohol
- Dehidrasi
Pencegahan keadaan panas :
- Aklimitasi
- Persedian air
- Mengurangi aktivitas
- Garam dapur
- Pakaian :
- Longgar
- Lengan panjang
- Celana pendek
- Kaos oblong
3. Serangan penyakit
- Demam
- Disentri
- Typus
- Malaria
4. Kemerosotan mental
Gejala : Lemah, lesu, kurang dapat berpikir dengan baik, histeris
Penyebab : Kejiwaan dan fisik lemah
Keadaan lingkungan mencekam
Pencegahan : Usahakan tenang
Banyak berlatih
5. Bahaya binatang beracun dan berbisa
Keracunan
Gejala : Pusing dan muntah, nyeri dan kejang perut, kadang-kadang
mencret, kejang-kejang seluruh badan, bisa pingsan.
Penyebab : Makanan dan minuman beracun
Pencegahan : Air garam di minum
Minum air sabun mandi panas
Minum teh pekat
Di tohok anak tekaknya
6. Keletihan amat sangat
Pencegahan : Makan makanan berkalori
Membatasi kegiatan
7. Kelaparan
8. Lecet
9. Kedinginan
Untuk penurunan suhu tubuh 30° C bisa menyebabkan kematian
Membuat Bivak (Shelter)
Tujuan : untuk melindungi dari angin, panas, hujan, dingin
Macam :
a. Shelter asli alam
Gua : Bukan tempat persembunyian binatang
Tidak ada gas beracun
Tidak mudah longsor
b. Shelter buatan dari alam
c. Shelter buatan
Syarat bivak :
Hindari daerah aliran air
Di atas shelter tidak ada dahan pohon mati/rapuh
Bukan sarang nyamuk/serangga
Bahan kuat
Jangan terlalu merusak alam sekitar
Terlindung langsung dari angin
Mengatasi Gangguan Binatang
a. Nyamuk
• Obat nyamuk, autan, dll
• Bunga kluwih dibakar
• Gombal dan minyak tanah dibakar kemudian dimatikan sehingga asapnya bisa mengusir nyamuk
• Gosokkan sedikit garam pada bekas gigitan nyamuk
b. Laron
• Mengusir laron yang terlalu banyak dengan cabe yang digantungkan
c. Lebah
Apabila disengat lebah :
• Oleskan air bawang merah pada luka berkali-kali
• Tempelkan tanah basah/liat di atas luka
• Jangan dipijit-pijit
• Tempelkan pecahan genting panas di atas luka
d. Lintah
Apabila digigit lintah :
• Teteskan air tembakau pada lintahnya
• Taburkan garam di atas lintahnya
• Teteskan sari jeruk mentah pada lintahnya
• Taburkan abu rokok di atas lintahnya
e. Semut
• Gosokkan obat gosok pada luka gigitan
• Letakkan cabe merah pada jalan semut
• Letakkan sobekan daun sirih pada jalan semut
f. Kalajengking dan lipan
• Pijatlah daerah sekitar luka sampai racun keluar
• Ikatlah tubuh di sebelah pangkal yang digigit
• Tempelkan asam yang dilumatkan di atas luka
• Bobokkan serbuk lada dan minyak goreng pada luka
• Taburkan garam di sekeliling bivak untuk pencegahan
g. Ular
Pembahasan lebih lanjut dalam materi EMC
Membuat Perangkap (Trap)
Macam-macam trap :
• Perangkap model menggantung
• Perangkap tali sederhana
• Perangkap lubang jerat
• Perangkap menimpa
• Apace foot share
Bahan :
• tali/kawat
• Umpan
• Batang kayu
• Cabang pohon
Membaca Jejak
Jenis :
• Jejak buatan : dibuat oleh manusia
• Jejak alami : tanda jejak sebagai tanda keadaan lingkungan
Jejak alami biasanya menyatakan tentang :
• Jenis binatang yang lewat
• Arah gerak binatang
• Besar kecilnya binatang
• Cepat lambatnya gerak binatang
Membaca jejak alami dapat diketahui dari :
• Kotoran yang tersisa
• Pohon atau ranting yang patah
• Lumpur atau tanah yang tercecer di atas rumput
Air
Seseorang dalam keadaan normal dan sehat dapat bertahan sekitar 20 – 30 hari tanpa makan, tapi orang tsb hanya dapat bertahan hidup 3 – 5 hari saja tanpa air.
Air yang tidak perlu dimurnikan :
1. Hujan
Tampung dengan ponco atau-daun yang lebar dan alirkan ke tempat penampungan
2. Dari tanaman rambat/rotan
Potong setinggi mungkin lalu potong pada bagian dekat tanah, air yang menetes dapat langsung ditampung atau diteteskan ke dalam mulut
3. Dari tanaman
Air yang terdapat pada bunga (kantung semar) dan lumut
Air yang harus dimurnikan terlebih dahulu :
1. Air sungai besar
2. Air sungai tergenang
3. Air yang didapatkan dengan menggali pasir di pantai (+ 5 meter dari batas pasang surut)
4. Air di daerah sungai yang kering, caranya dengan menggali lubang di bawah batuan
5. Air dari batang pisang, caranya tebang batang pohon pisang, sehingga yang tersisa tinggal bawahnya lalu buat lubang maka air akan keluar, biasanya dapat keluar sampai 3 kali pengambilan
Makanan
Patokan memilih makanan :
• Makanan yang di makan kera juga bisa di makan manusia
• Hati-hatilah pada tanaman dan buah yang berwarna mencolok
• Hindari makanan yang mengeluarakan getah putih, seperti sabun kecuali sawo
• Tanaman yang akan dimakan di coba dulu dioleskan pada tangan-lengan-bibir-lidah, tunggu sesaat. Apabila aman bisa dimakan
• Hindari makanan yang terlalu pahit atau asam Hubungan air dan makanan
• Untuk air yang mengandung karbohidrat memerlukan air yang sedikit
• Makanan ringan yang dikemas akan mempercepat kehausan
• Makanan yang mengandung protein butuh air yang banyak
Tumbuhan yang dapat dimakan
Dari batangnya :
• Batang pohon pisang (putihnya)
• Bambu yang masih muda (rebung)
• Pakis dalamnya berwarna putih
• Sagu dalamnya berwarna putih
• Tebu
Dari daunnya :
• Selada air
• Rasamala (yang masih muda)
• Daun mlinjo
• Singkong
Akar dan umbinya :
• Ubi jalar, talas, singkong
Buahnya :
• Arbei, asam jawa, juwet
Tumbuhan yang dapat dimakan seluruhnya :
• Jamur merang, jamur kayu
Ciri-ciri jamur beracun :
• Mempunyai warna mencolok
• Baunya tidak sedap
• Bila dimasukkan ke dalam nasi, nasinya menjadi kuning
• Sendok menjadi hitam bila dimasukkan ke dalam masakan
• Bila diraba mudah hancur
• Punya cawan/bentuk mangkok pada bagian pokok batangnya
• Tumbuh dari kotoran hewan
• Mengeluarkan getah putih
Binatang yang bisa dimakan
• Belalang
• Jangkrik
• Tempayak putih (gendon)
• Cacing
• Jenis burung
• Laron
• Lebah , larva, madu
• Siput
• Kadal : bagian belakang dan ekor
• Katak hijau
• Ular : 1/3 bagian tubuh tengahnya
• Binatang besar lainnya
Binatang yang tidak bisa dimakan
• Mengandung bisa : lipan dan kalajengking
• Mengandung racun : penyu laut
• Mengandung bau yang khas : sigung
Api
Bila mempunyai bahan untuk membuat api, yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat api terlalu besar tetapi buatlah api yang kecil beberapa buah, hal ini lebih baik dan panas yang dihasilkan merata.
1. Dengan lensa / Kaca pembesar
Fokuskan sinar pada satu titik dimana diletakkan bahan yang mudah terbakar.
2. Gesekan kayu dengan kayu.
Cara ini adalah cara yang paling susah, caranya dengan menggesek-gesekkan dua buah batang kayu sehingga panas dan kemudian dekatkan bahan penyala, sehingga terbakar
3. Busur dan gurdi
Buatlah busur yang kuat dengan mempergunakan tali sepatu atau parasut, gurdikan kayu keras pada kayu lain sehingga terlihat asap dan sediakan bahan penyala agar mudah tebakar.
Bahan penyala yang baik adalah kawul terdapat pada dasar kelapa, atau daun aren
Survival kit
Ialah perlengkapan untuk survival yang harus dibawa dalam perjalanan :
• Perlengkapan memancing
• Pisau
• Tali kecil
• Senter
• Cermin suryakanta, cermin kecil
• Peluit
• Korek api yang disimpan dalam tempat kedap air
• Tablet garam, norit
• Obat-obatan pribadi
• Jarum + benang + peniti
• dll


Yordania - Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka, Eko Sulistio kembali mendistribusikan bantuan kepada para pengungsi Palestina dan Suriah. Bantuan diberikan dari tanggal 7 sampai 19 Februari 2018.
“Bantuan yang didistribusikan ini berasal dari Darrut Tauhid Peduli, yang diwakili oleh Hendra Irawan, Direktur Marketing Komunikasi Darrut Tauhid. Saya mendampingi beliau. Dalam proses pendistribusian dibantu pihak KBRI Amman Yordania dan HPMI (Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Yordania),” ujar Kak Eko Sulistio saat dihubungi melalui alat telekomunikasi, Jumat (16/2/2018).
Sampai berita ini ditulis, kata Kak Eko, pendistribusian sudah dilakukan empat kali. Pertama, di kamp-kamp pengungsian Suriah di Provinsi Mafraq Yordania, di daerah kamp pengungsian masrouf dan kamp pengungsian huwaizah.
Kedua, di kamp pengungsian Palestina di Provinsi Zarqo, dan kamp-kamp pengungsian Suriah. Ketiga, di kamp-kamp pengungsian Palestina di Provinsi Jerash, dan kamp-kamp pengungsian Gaza. Keempat, kamp-kamp pengungsian Palestina di sekolah penampungan UNRWA, Kota Kak Amman.
“Bantuannya berupa 1 unit ambulance mobile clinic untuk para pengungsi Palestina, paket bantuan musim dingin berupa selimut dan lain-lain untuk 100 keluarga Palestina, paket school kids untuk anak-anak Palestina sebanyak 100 paket, dan bantuan obat-obatan untuk klinik-klinik kesehatan Palestina, ” ucapnya.
Kak Eko menambahkan, bantuan lainnya berupa paket bantuan makanan untuk 550 keluarga pengungsi Palestina dan Suriah sejumlah kurang lebih 1 ton. Yaitu beras, gula garam, minyak goreng, keju, susu, teh, mie instan, roti, coklat, biskuit, tepung gandum, kacang-kacangan
“Nilai total bantuan dalam rupiah lebih dari 1 miliar rupiah, ” ungkap pria yang telah mengibarkan bendera merah putih dan Gerakan Pramuka di gunung kilimanjaro ini.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengapresiasi keberhasilan Kak Eko Sulistio yang sudah berjuang memberikan waktu, pikiran, dan tenaganya untuk membantu para pengungsi Palestina dan Suriah. Aksi-aksi kemanusiaan semacam ini, kata Adhyaksa, selalu dilakukan oleh para anggota Gerakan Pramuka baik di dalam maupun luar negeri.
“Di Gerakan Pramuka, Kak Eko Sulistio dikenal selalu turun untuk aksi-aksi kemanusiaan. Ia juga tidak pernah bosan mengajak adik-adik Pramuka untuk memupuk semangat kerelawanan. Doa saya dan keluarga besar Gerakan Pramuka untuk Kak Eko, semoga sehat selalu dan diberikan kelancaran, ” harap Menpora periode 2004-2009 ini.
*Sumber : https://pramuka.or.id/pramuka-kembali-distribusikan-bantuan-kepada-pengungsi-palestina-dan-suriah/


Yordania- Meski kondisi keamanan di Palestina dan Suriah belum kondusif, relawan Pramuka tetap melakukan misi kemanusiaan. Bahkan, Pramuka berhasil menembus kamp-kamp pengungsian untuk mendistribusikan bantuan kepada para pengungsi kedua negara tersebut.
Itu disampaikan Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana), Kak Eko Sulistio. Bantuan diberikan dari tanggal 7 sampai 19 Februari 2018.
“Bantuan yang didistribusikan ini berasal dari Darrut Tauhid Peduli, yang diwakili oleh Hendra Irawan, Direktur Marketing Komunikasi Darrut Tauhid. Saya mendampingi beliau. Dalam proses pendistribusian dibantu pihak KBRI Amman Yordania dan HPMI (Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Yordania),” ujar Kak Eko Sulistio saat dihubungi melalui alat telekomunikasi, Jumat (16/2/2018).
Menurut Kak Eko, tidak mudah menembus lokasi pengungsian Palestina dan Suriah. Di samping harus menghadapi masalah keamanan di suatu wilayah, relawan juga harus melawan suhu dingin ekstrem, yang kadang kala mencapai nol derajat celsius.
Kesulitan lainnya yang dihadapi relawan Pramuka adalah terpisah-pisahnya lokasi pendistribusian. Sebab, ia harus pindah ke beberapa kamp pengungsian dalam satu waktu pendistribusian.
Sampai berita ini ditulis, kata Kak Eko, pendistribusian sudah dilakukan empat kali. Pertama, di kamp-kamp pengungsian Suriah di Provinsi Mafraq Yordania, di daerah kamp pengungsian masrouf dan kamp pengungsian Huwaizah.
Kedua, di kamp pengungsian Palestina di Provinsi Zarqo, dan kamp-kamp pengungsian Suriah. Ketiga, di kamp-kamp pengungsian Palestina di Provinsi Jerash, dan kamp-kamp pengungsian Gaza. Keempat, kamp-kamp pengungsian Palestina di sekolah penampungan UNRWA, Kota Amman.
“Bantuannya berupa satu unit ambulans mobil klinik untuk para pengungsi Palestina, paket bantuan musim dingin berupa selimut dan lain-lain untuk 100 keluarga Palestina, paket school kids untuk anak-anak Palestina sebanyak 100 paket, dan bantuan obat-obatan untuk klinik-klinik kesehatan Palestina,” ucapnya.
Kak Eko menambahkan, bantuan lainnya berupa paket bantuan makanan untuk 550 keluarga pengungsi Palestina dan Suriah sejumlah kurang lebih 1 ton. Yaitu beras, gula garam, minyak goreng, keju, susu, teh, mie instan, roti, coklat, biskuit, tepung gandum, kacang-kacangan.
“Nilai total bantuan dalam Rupiah lebih dari Rp1 miliar,” ungkap pria yang telah mengibarkan bendera Merah Putih dan Gerakan Pramuka di gunung Kilimanjaro ini.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengapresiasi keberhasilan Kak Eko Sulistio yang sudah berjuang memberikan waktu, pikiran, dan tenaganya untuk membantu para pengungsi Palestina dan Suriah. Aksi-aksi kemanusiaan semacam ini, kata Adhyaksa, selalu dilakukan oleh para anggota Gerakan Pramuka baik di dalam maupun luar negeri.
“Di Gerakan Pramuka, Kak Eko Sulistio dikenal selalu turun untuk aksi-aksi kemanusiaan. Ia juga tidak pernah bosan mengajak adik-adik Pramuka untuk memupuk semangat kerelawanan. Doa saya dan keluarga besar Gerakan Pramuka untuk Kak Eko, semoga sehat selalu dan diberikan kelancaran, ” harap Menpora periode 2004-2009 ini.
“Yang penting kita adalah kemanusiaannya, jadi kita kirim bantuan. Sesuai dengan Pancasila yaitu (sila) kemanusiaan yang adil dan beradab kemudian dijalankan juga dari apa yang menjadi amalan di Dasa Dharma Pramuka,” lanjutnya.
*Sumber : https://pramuka.or.id/lika-liku-pramuka-tembus-kamp-pengungsian-pelestina-dan-suriah/

Kurikulum 13 merupakan sebuah wadah dalam mengembangkan aspek-aspek pendidikan karakter dengan adanya kolaborasi santifik, emosinal, inheren, dan penguasaan konsep pendidikan untuk memujudkan tujuan pendidikan secara menyeluruh. kurikulum 13 mencoba menekankan landasan karakter dalam proses pembelajaran, untuk mencapai itu juga dikembangkan pramuka wajib bagi peserta didik.

Pendidikan pramuka yang berlandaskan pancasila hendaknya selalu dipupuk secara terus menerus dalam usaha untuk mencapai peserta didik yang unggul dalam bidang kecakapan hidup, pramuka yang dikenal peserta didik di sekolah menjadi preoritas utama untuk mendobrak dalam meningkatkan kompetensi peserta didik kearah yang positif ditengah terjangan arus globalisasi yang semakin mengkahwatirkan bagi perkembangan peserta didik sekarang ini.

Perkembangan pola pikir peserta didik yang secara terus menerus dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sosial masyarakat membuat pemerintah memperhatikan bahwasanya gerakan pramuka layak untuk menjadi salah satu sebuah pioner dalam mengembangkan karakter pada kurikulum 13 dengan sistem amongnya..

Gerakan parmuka dianggap penting dalam kurikulu 13 karena dalam kegiatannya banyak menanamkan nilai-nilai positif yang akan digali pada peserta didik baik itu berada di ruangan maupun berada dilapangan, SMA Pembangunan Laboratorium UNP tahun ajaran 2017/2018 sudah menerapkan kurikulum 13 dimana kegiatan pramuka wajib sudah mulai dilaksanakan, untuk menunjang kegiatan pramuka wajib SMA Pembangunan Laboratorium UNP telah melaksanakan pembinaan bagi guru untuk menjadi guru pembina dengan mengikuti kegiatan Kursus Mahir Tingkad Dasar (KMD) yang di ikuti 9 orang guru dengan mendapatkan pridikat lulus  dan ini menandakan bahwasanya sekolah bersungguh-sungguh dalam mengembangkan karakter peserta didik yang dibuktikan mempasilitasi pendidik untuk mendapatkan sertifikat KMD dalam bidang kepramukaan selain itu tentunya ambalan M. Hatta dan Fatwati selalu berkerjasam dengan dewan racana UNP dalam menggali potensi peserta didik di SMA Pembangunan Laboratorium UNP

Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP saat ini selalu gencar dalam mengembangkan segala potensi yang terdapat pada peserta didik dengan dilandasi IMTAQ sebagai landasan dasar untuk mencapai sebuah prestasi tinggi. maju terus gerakan parmuka dewan ambalan Fatwati dan M. Hatta yang berpangkalan di SMA Pembangunan Laboratorium UNP. BY: ES


Padang - Meningkatkan dan menampung bakat serta kreatifitas kaum muda Gerakan Pramuka, terutama dalam penggunaan media sosial, Kwartir Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat gelar lomba mini poster atau yang biasa disebut meme. Lomba ini diharapkan mampu memancing minat peserta didik menjadi seorang  kreator atau design grafis. Selain itu, ini akan menjadi ajang pemaksimalan penggunaan fungsi telepon pintar atau gawai yang mereka miliki.

“Kenapa demikian, pembuatan mini poster ini lebih diarahkan menggunakan aplikasi yang sudah tersedia pada gawai. Seperti PicsArt, FotoGrid, foto beauty dan lain lain. Sehingga keinginan mereka untuk berkreasi dapat dengan mudah dilakukan dalam waktu yang singkat,” ujar Kak M. Yusuf, Andalan Humas dan Teknologi Informatika Kwarda 03 Sumbar. Usai berkreasi, mini poster yang dibuat bisa langsung di unggah/posting  pada akun media sosial yang dimiliki, tambah Kak Yusuf yang lebih akrab dipanggi Kak Ucup ini.

“Menggunakan cara konvensional, barangkali memakan waktu yang lumayan lama, seperti membuat video singkat, mengolah foto atau membuat promo promo pribadi atau gugus depan seperti mini poster dan meme. Tentunya  jika memakai komputer, notebook dan laptop akan menyita waktu,” ulasnya. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi melalui gawai atau telepon pintar alias smartphone dapat dimaksimalkan.

Sementara, Ketua Tim Siber Pramuka Kwarda 03 Sumbar, Kak Roni M Nur menyebutkan, daripada membagikan berita berita yang tidak diketahui sumbernya dan kebenarannya, atau yang biasa diebut hoax, maka lebih baik berkreasi sendiri dan membagikannya di laman akun pribadi seperti instagram, facebook, line, path, twitter dan lain lain,” tutur Kak Roni bersemangat. Postingan dapat berupa informasi kegiatan di gugus depan, foto foto kegiatan, atau swafoto yang disebut selfie. Penerbitan karya ini bisa juga sebagai tempat penyimpanan dokumen kegiatan dengan cara yang lebih menarik.

“Jika biasanya menyimpan dokumen foto atau video menggunakan PC atau komputer, laptop, notebook atau harddisk eksternal, akan rentan dengan kehilangan atau rusak bahkan dimakan virus. Tapi jika kita menyimpannya di akun media sosial, selain file akan tetap utuh, orang lain pun bisa melihat aktifitas kita dengan positif,” himbau Kak Rony

Bagaimana Cara Mengikuti Lomba Tersebut..?

Lomba mini poster atau meme yang digelar Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat ini akan digelar setiap bulan selama satu tahun. Dengan batas akhir pengiriman, pada tanggal 10 setiap bulannya. Sementara pengumuman pemenang dilakukan setiap tanggal 14. Untuk periode perdana ini, para peserta dapat mengirimkan karya mini poster atau memenya dari sekarang, hingga tanggal 10 Maret, dan diumumkan pada tanggal 14 Maret 2018 nanti.

Persayaratannya, peserta boleh secara pribadi, kelompok atau  mewakili gugus depan maupun pangkalan satuan karya di seluruh Sumatera Barat. Setiap peserta boleh mengirimkan mini poster sebanyak banyaknya, dengan tema yang telah ditentukan. Untuk pertama ini, tema yang diusung adalah “Taqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa”.

Sementara, hal hal wajib yang harus ada dalam mini poster tersebut adalah Logo Kwarda 03 Sumbar, Logo WOSM dan Logo Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita. Sedangkan ukuran mini poster wajib 1:1. Selain itu, foto foto yang ada dalam mini poster harus milik sendiri dan bukan foto foto milik orang lain.

Peserta yang mengikuti lomba ini, wajib mem follow akun instagram resmi Kwarda Sumbar @Pramuka.Sumbar. Selanjutnya, mini poster, di posting ke akun Instagram masing masing, kemudian mention ke @pramuka.sumbar dan @gerakanpramuka serta ke lima orang teman.
Jangan lupa tagar :
#pramukasumbar
#semangatperubahan
#miniposterkwardasumbar
#SetiapPramukaAdalahKantorBerita

Selain memposting ke Instagram, peserta juga diwajibkan mengirimkan  mini posternya ke e-mail pramukasumbar1722@gmail.com. Semua karya peserta menjadi milik kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar untuk dipublikasikan. Selanjutnya, satu orang pemenang setiap bulannya, akan mendapatkan satu unit handphone android. Ayooo, jangan sampai ketinggalan.


Sekolah Menengah Atas Pembangunan Laboratirum Universitas Negeri Padang eksis mengenalkan bahasa jepang, terbukti dari berbagai lomba pada Festival Budaya Jepang (Bunkasai) di SMA Kartika Padang, Sumatera Barat, Minggu (7/1) lalu, SMA Pembangunan Labor UNP meraih juara dari berbagai kategori lomba.
"Meskipun diperingkat kedua pada kategori Lomba Rangking 1, SMA Pembangunan Labor UNP cukup puas dengan prestasi yang diraih siswa kami," ujar Direktur Sekolah  Laboratorium UNP, Dr. Nurhasansyah di halaman sekolah SMA tersebut, Jumat (11/1).
Adapun siswa yang berprestasi di Festival Budaya Jepang itu adalah M Aulia Azzaki Juara 2 kategori Lomba Rengking 1 Bahasa jepang bunkasai.
Sementara di kategori Lomba Drama berbahasa jepang tim SMA Pembangunan Laboratorium UNP meraih juara 2, atas nama Yoan Amelia Agusta, Nur Affitri Kartini, Rizki Rahmadilla putri, Ibnu Hasyim Yuza
Tidak hanya itu, juara 3 di Lomba Drama itu juga diraih tim SMA Pembangunan Laboratorium UNP atas nama Riza Fauziah, Evan Fadillah siddiq, Meissy yolanda, Al fikri syabani
Festival yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jepang Sumbar itu diikuti sedikitnya 500 pelajar untuk memperkenalkan budaya dan bahasa Jepang kepada pelajar tingkat SMA.

 
Dalam rangka mengisi kekosongan jabatan atas pelantikan periode sebelumnya, Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., Jum’at 30 Desember 2016 bertempat di GOR UNP melantik Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Kepala UPT, Kepala Pusat, Direktur/Asdir Sekolah Laboratorium serta Kepala dan Sekretaris Badan Unit Bisnis BLU di Lingkungan UNP.
Hadir, Rektor, Para Wakil Rektor, Dekan, Direktur, Biro, Ketua Lembaga, Kabag serta undangan keluarga yang dilantik. Dari tiga puluh satu (31) orang pejabat baru yang dilantik, diantaranya ada  Dr. Sukardi MT. , yang diangkat dalam jabatan Wakil Dekan I FT UNP, Dr. Efrtizal Syfyan, SE., M.Si., Ak. Sebagai Wakil Dekan I FE UNP.

Dalam sambutannya setelah usai acara pelantikan Prof.Ganefri, Ph.D. selalu menekankan  kepada pejabat baru agar senantiasa  berbuat yang terbaik untuk lembaga saling bahu membahu untuk mecapai misi yang telah disepakati bersama. Demikian juga ungkapan terimakasih kepada pejabat yang purna tugas atas sumbangsihnya buat lembaga selama mengabdi di UNP.


Sekolah Menengah Atas Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2017. Penghargaan adiwiyata mandiri diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr Ir, Siti Nurbaya, M.Sc dan Mendikbud, Prof Muhadjir Effendy, MAP, Kamis (21/12) di Gedung Manggala Wanabakti, Jl Gatot Subroto.
Penghargaan adiwiyata kepada 113 sekolah di Indonesia, lima diantaranya dari Sumatera Barat. Kelima sekolah asal Sumbar itu adalah SMA Negeri 1 Padang, SMP 09 Padang, SD 10 Ganting, SD 09 Siteba dan SMA Pembangunan Labor UNP.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Sekolah Laboratorium UNP, Dr Nurhasansyah didampingi Kepala Drs Yofrizal, M.Pd, Kamis (21/12) kemarin.   
Seperti diketahui, program adiwiyata yang dilaksanakan sejak tahun 2006 ini, bertujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dengan program Adiwiyata, akan tercipta warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Sebelumnya program ini diujicobakan pada 10 model sekolah adiwiyata khusus di pulau Jawa, kemudian tahun berikutnya mulai diberlakukan secara nasional di seluruh Indonesia.
Rincian 113 sekolah adiwiyata nasional terdiri atas 53 Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), 29 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 2 sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs), 19 Sekolah Menengah Atas (SMA), 3 sekolah Madrasah Aliyah (MA) dan 7 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berasal dari 24 provinsi dan 75 kabupaten/kota.
Seleksi Adiwiyata dilakukan berjenjang dan meliputi empat komponen penilaian, yaitu kebijakan sekolah/madrasah, kurikulum, kegiatan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana dan prasarana.
Menurut Yofrizal, revitalisasi program adiwiyata terus dilakukan disekolah yang dipimpinya seuai dengan revisi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata.
Yofrizal juga berharap, dengan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional tersebut, diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas dan kontribusi sekolah terhadap peningkatan kualitas lingkungan serta mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.
“Dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup penyerahan penghargaan adiwiyata diadakan juga kunjungan museum yang diikuti 55 orang Kepsek dan Kepala Dinas LH,” jelas Yofrizal.


Pembinaan generasi muda bukanlah hal yang main - main, tetapi perlu keseriusan untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin.masa depan. Dengan belajar sungguh-sungguh sejak dini niscaya kelak menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.
Hal ini ditegaskan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat didaulat menjadi pembina upacara di Sekolah Laboratorium Pembangunan Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (12/2/2018).
"Saat ini saya berhadapan dengan calon orang - orang hebat yang akan menjadi pemimpin bangsa Indonesia masa depan," kata Walikota di hadapan ribuan siswa yang terdiri dari tingkatan SD, SM dan SMA itu.
Mahyeldi menyebut, ciri-ciri kesuksesan itu sudah terlihat dari sikap dan perilaku siswa selaku peserta upacara. Semuanya mengikuti dengan khidmat, disiplin dan tertib dari awal sampai akhir acara.
"Saya lihat siswa sekolah Laboratorium Pembangunan UNP ini berdisisplin dan tertib. Ini ciri-ciri calon orang sukses," kata Mahyeldi menyemangati disambut tepuk tangan peserta upacara.
Dia juga berpesan agar remaja tidak terjebak dengan pergaulan - pergaulan negatif, tawuran dan memakai narkoba.
"Jangan sampai ikut-ikutan tawuran dan menggunakan narkoba. Itu hal akan merusak masa depan," tukas Mahyeldi (Humas Kota Padang)


Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kembali menggelar kompetisi membuat video dengan tema “Bakti Gugus Depan (Gudep) untuk Indonesia.” Lomba ini diadakan untuk menggali kreativitas anak-anak Pramuka khususnya di tingkat Gudep, dalam pengabdian membangun negeri.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Kak Adhyaksa Dault mengatakan, lomba pembuatan video ini bukan yang pertama diadakan Kwarnas. Setelah sukses dengan “Lomba Reportase” dan “Pahlawan Menurut Saya”, Kwarnas menilai tradisi baik ini harus terus dikembangkan anak-anak Pramuka dengan menciptakan karya-karya baru dalam bentuk video.
“Kwarnas ingin mengajak anak-anak untuk mengabadikan kegiatan Pramuka di tingkat Gudep sebagai ujung tombak organisasi ini. Tentu banyak kegiatan menarik sebagai bakti mereka membangun negeri yang bisa dibuat melalui karya nyata dalam bentuk video,” ujar Kak Adhyaksa di Jakarta, Senin (4/12).
Sementara itu, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Komunikasi dan Informasi Kak Lusia Adinda Lebu Raya menambahkan, lomba pembuatan video ini mudah karena bisa dibuat dengan menggunakan aplikasi telepon pintar. Lomba dinilai sangat dekat atau sesuai dengan karakter anak-anak generasi melenial.
“Video ini mudah, anak-anak bebas membuat karya baktinya di Gugus Depan melalui handphone. Kegiatan kalian akan lebih bermanfaat dan menarik bila diabadikan dalam bentuk video dengan bersama-sama mengikuti lomba ini,” ujar Kak Lusia.
Video yang dimaksud adalah kegiatan pengabdian Gudep untuk masyarakat, lingkungan, alam sekitar, atau bisa juga kegiatan Gudep dalam rangka mempromosikan potensi daerah, baik kuliner, wisata, budaya, sejarah, produk lokal, dan lain-lain. Durasi video maksimal dua menit, dan dikirim paling lambat pada 28 Februari 2018.
Video bisa dikirim ke email: video@pramuka.or.id. Salah satu syaratnya, Gudep yang mengikuti lomba ini harus sudah terdaftar di Kwarnas dengan mengunjungi situs www.datadasar.pramuka.or.id. Jika belum, daftarkan di www.akreditasi.gugusdepan.com. Total hadiah yang akan diberikan kepada pemenang adalah Rp50 juta.


Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Safari Garden Cisarua, Bogor pada tanggal 23-25 Februari 2018. Sebanyak 34 Ketua Kwarda Gerakan Pramuka seluruh Indonesia akan hadir dalam acara tahunan tersebut. Apa yang dibahas dalam forum tingkat nasional itu?

“Ada agenda bahasan tentang materi di Munas (Musyawarah Nasional), tentang perubahan AD/ART, rancangan Renstra (Rencana Strategis), rancangan arah kebijakan Pramuka sampai tahun 2045. Kemudian, pokok program tahun 2018-2019,” ujar Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Organisasi dan Hukum, Kak Kodrat Pramudho di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Ia menambahkan, dalam Rakernas tahun 2018 juga akan dijelaskan mengenai progres LRT, sebagian mendayagunakan tanah Cibubur. Nanti, lanjutnya, juga ada MoU antara PT Sritex dengan Kwarnas Gerakan Pramuka.

“Di Munas nanti akan ada arahan dari panglima TNI dan Mensos. Kita minta masukan tentang bagaimana bela negara. Mensos akan menjelaskan bagaimana peran Pramuka dalam kegiatan sosial dan segala macam,” imbuhnya.

Sebelum Rakernas, Kwarnas akan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) bersama para Ketua Kwarda Gerakan Pramuka dari 34 Provinsi seluruh Indonesia. Kemudian, Dewan Kerja Nasional (DKN) Kwarnas Gerakan Pramuka akan menggelar Sidang Paripurna Tingkat Nasional (Sidparnas) di Hotel Royal Safari pada 21-23 Februari 2018.

Kegiatan ini akan diikuti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) dari 34 Provinsi seluruh Indonesia. “Sidparnas tahun ini kita akan membahas tentang evaluasi program kerja tahun tahun 2017, kemudian untuk membahas rencana program kerja tahun 2018,” ucap Ketua Panitia Sidparnas, Kak Robby Zulpandi di Kwarnas Gerakan Pramuka. (MSA/AK)

Sumber : https://pramuka.or.id/kwarnas-gerakan-pramuka-gelar-rakernas-2018-bahas-apa/

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget